Tampilkan postingan dengan label fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fashion. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 September 2013

Etika Cara Mengancing Jas di Luar Negeri



http://asalasah.blogspot.com/2013/09/etika-cara-mengancing-jas-di-luar-negeri.html
Asalasah ~ Biasanya jas berkancing 2, etikanya : hanya kancing atas aja yang ditutup, dan kancing bawahnya dibuka.  
Bagaimana kalau berkancing 3? kancing atas optional (bisa buka ato ditutup), kancing ke dua harus ditutup dan kancing paling bawah harus tetap terbuka.
Kalau di dalam negeri mungkin nggak terlalu pengaruh, tapi kalau di LN, mereka melihat dan menilai gimana cara anda berpakaian, siapa tau anda ada yang kesempatan kerja di LN.
Sebagai contoh, coba kita lihat foto pak presiden kita memakai jas, bandingkan dengan pak Obama (no offense, tidak bermaksud menjelekkan presiden kita :D)
Dari gambar diatas, mereka sama-sama menggunakan jas dengan 2 kancing, tapi ehem (bapak tanah air mengkancingkan keduanya, namun pak Obama hanya mengkancingkan yang atas saja. 
Nah, menurut etikanya, cara menutup kancing jas yang di pak Obama itu yang lazim. (kecuali ada etika berjas di Indo, CMIIW)
Satu contoh lagi, masih presiden tanah air dengan pak Ban Ki Moon. (no offense lagi :D)
Dan mari kita lihat contoh bagaimana pemimpin US & UK di foto session, mereka tidak menutup kancing yang dibawah.
Bagaimana kalau sedang duduk? apakah dikancing atau tidak? jawabannya adalah kancingnya dilepas semua.
 
Sejarahnya
Sejarahnya bermula dari King Edward VII pada awal 1900. pak Edward ini yang memulai trend tidak mengancing button bawah pada jas.  
Kenapa? seperti kebanyakan raja-raja pada saat itu, King Edward juga bertubuh gemuk, sehingga dia tidak mampu mengancing button bawah pada rompi dan jas nya.  
Untuk tidak menyinggung perasaan raja, orang2 mengikuti cara berpakaian King Edward, dan menyebar ke seluruh penjuru dunia (saat itu Inggris masih memiliki kekuasaan dan pengaruh besar di penjuru dunia)
Baca Juga:  

Selasa, 30 Juli 2013

Beberapa Foto Fashion Disaster Malaysia

Asalasah ~ Malaysia merupakan negara yang modern. Negara kita cukup jauh tertinggal dibandingkan Malaysia. Kita akan langsung tahu perbedaannya apabila mengunjungi Kuala Lumpur, ibukota Malaysia.

Negara jiran kita ini nuansa agamisnya terbilang kental walaupun itu tidak menjamin masyarakatnya menjadi alim dan santun. Seringkali kita melihat hal-hal yang berseberangan dengan kesantunan apabila berkunjung kesana. Tapi saya akui Indonesia juga parah juga.

Seperti yang kita lihat dari foto-foto berikut ini:

Berkerudung kok pakai rok pendek?

Ibu ini sengaja memamerkan ke-sexy-an nya saat berkunjung ke restoran fast food

Dan yang ini lebih parah: celana dalam wanita di lantai angkutan umum

Apa yang terjadi saat angkutan umum pada gambar paling terakhir sedang penuh? Segala kemungkinan bisa terjadi mengapa celana dalam tersebut sampai tercecer.

Baca Juga:  
Sumber: http://www.memobee.com/foto-fashion-disaster-wanita-malaysia-mengerikan-dan-jangan-dicontoh-1212-sms.html

Sabtu, 06 Juli 2013

memilih warna pakaian


Tips Menghindari Kesalahan Memilih Warna Busana


shafira.com
Tepat dalam memilih warna pakaian adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan dalam berbusana. Namun bagi Anda yang tidak terbiasa memilih warna pakaian yang tepat mungkin akan mengalami kesulitan. Padahal di lemari Anda banyak sekali busana yang dapat di padu padan. Untuk itu agar terhindar dari kesalahan dalam memilih warna busana, maka dalam artikel ini akan diulas ilmu dasar tentang warna yang akan mempermudah Anda untuk mengkombinasikannya.
Masih ingatkah tentang tingkatan dasar warna primer, sekunder dan tersier ? Mungkin sebagian dari Anda akan merasa bosan untuk membahasnya. Tetapi ini akan membantu Anda untuk bisa dan mahir menyelaraskan warna pakaian. Seperti yang kita ketahui, ada tiga warna dasar primer, yaitu merah, kuning, dan biru. Apabila ketiga warna ini diatur tingkat kegelapannya maka akan dihasilkan warna-warna lain.
Kita juga dapat melihat bahwa warna hitam merupakan tingkat kegelapan yang maksimal dari warna apapun. Apabila kita mencampurkan 2 warna primer, akan dihasilkan warna sekunder. Contoh:
Merah+Kuning= Orange
Biru+Kuning= Hijau
Merah+Biru=Ungu
Kemudian, apabila ketiga warna sekunder ini kita atur tingkat kegelapannya, akan dihasilkan warna lainnya. Ada lagi yang disebut warna tersier, yaitu apabila warna sekunder di campur dengan satu warna primer.
Contoh :
Hijau+Biru atau Kuning= Biru-Hijau atau Kuning-Hijau
Orange+Merah atau Kuning= Merah-Orange atau Kuning-Orange
Ungu+Merah atau Biru= Merah-Ungu atau Biru-Ungu
Dengan mencampurkan dan mengatur tingkat kegelapan dari sinilah dihasilkan warna-warna yang ada di alam semesta.
Warna primer dan sekunder yang bersebelahan dalam roda warna adalah saling analog satu sama lain contoh :
Warna analog dari Biru = Hijau dan Ungu
Warna analog dari orange= Merah dan Kuning
Dalam pemilihan warna pakaian, warna-warna yang saling analog dapat di kombinasikan asalkan tingkat kegelapannya sama. Jadi Anda dapat menggunakan dress berwarna hijau dengan jaket berwarna biru dan scarf atau long pashmina yang bercorak senada.
Kemudian adalagi yang disebut warna komplimen atau pelengkap, yaitu warna primer dengan warna sekunder yang saling bersebrangan dengan roda warna diatas *lihat gambar.
Biru Komplimen terhadap orange
Ungu komplimen terhadap kuning
Merah Komplimen terhadap hijau dan seterusnya
Mengenakan warna-warna yang saling komplimen dapat memberikan kesan bahwa Anda percaya diri dan berani. Tetapi perhatikan kecocokan dalam memadu padankan warna ini, sebab ada warna tertentu yang tidak cocok untuk di kombinasikan.
Anda juga dapat mengenakan warna yang sama tetapi dengan tingkat kegelapan yang berbeda. Contohnya Long dress berwarna maroon dengan scarf berwarna merah terang. Kombinasi warna ini akan menghasilkan efek monokromatik. Dan tentu saja Anda dapat mengkombinasikan warna putih atau warna hitam dengan warna apapun karena sifat keduanya netral. Terakhir, sesuaikan warna- warna yang akan anda kombinasikan dengan warna kulit Anda.
Semoga bermanfaat.
MSF
Source: fashion pria
 http://media.shafira.com/fashion-talk/tips-menghindari-kesalahan-memilih-warna-busana

Trendi Fashion Lebaran


Annual Show Shafira For All Generation


shafira.com
Fashion show akbar  diselenggarakan oleh Shafira Corporation setiap tahunnya kembali menuai kesuksesan. Setelah booming dengan konsep trunk shownya pada LBS tahun lalu, kini Shafira yang bekerja sama dengan Bank BRI kembali menciptakan kesuksesan tersebut dengan mempersembahkan 99 koleksi lebaran yang bertajuk For All Generation.
Tema For All Generation diambil karena pada sesion lebaran, Shafira menawarkan beragam produk busana dan perlengkapan untuk semua generasi mulai dari busana anak sampai kakek nenek. Selain itu, tahun ini juga merupakan lebaran pertama Shafira dengan formasi manajemen baru yang lebih muda, segar, dan dinamis.
Ditemui saat sesi press conference, Product & Creative Development Director Shafira, Sigit Endryono menjelaskan bahwa di lebaran tahun ini Shafira ingin melengkapi kebutuhan busana mulai dari kids, young hingga adult.
“Sebanyak 20% new member kami pun berusia young, dan rata-rata ibunya sudah menjadi member Shafira. Jadi bukan hanya jabatan atau harta yang bisa diwariskan, tetapi juga kepercayaan terhadap sebuah brand bisa ikut diwariskan” pungkas Deny Setiawan, CEO Shafira Corporation.
Annual show yang diselenggarakan 20 Juni di Ballroom Hotel Mulia Jakarta ini pun mendapatkan respon positif dari para tamu undangan yang terdiri dari media nasional hingga internasional, public figure, member loyal, dan relasi.
“LBS ini merupakan fashion show yang sangat luar biasa, koleksinya pun semakin baik, desainnya semakin elegan dan membuat saya ingin segera membeli busananya terutama busana sarimbit. Sukses terus Shafira.”ujar Yuanita, salah satu member loyal yang ditemui setelah show berlangsung.
Respon positif lain pun terucap dari artis cantik yang baru-baru ini berhijab, Risty Tagor “Ini merupakan fashion show Shafira yang pertama kali Saya lihat. Koleksinya benar-benar cantik, elegan, dan menginspirasi Saya terutama busana sarimbit. Sepertinya cocok untuk dikenakan berpasangan oleh saya dan suami. Untuk Shafira terus ciptakan fashion muslim yang luar biasa.”
Dan melalui annual show LBS ini Shafira ingin memproyeksikan diri menjadi sebuah industri mode yang dapat memberi sumbangan lebih bagi masyarakat untuk semua generasi dan dunia mode Indonesia pada umumnya.
SNN 

sumber: http://media.shafira.com/fashion-talk/annual-show-shafira-for-all-generation