Tampilkan postingan dengan label Remaja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Remaja. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Agustus 2013

Remaja Tanpa Hidung Ini Akan Jalani Operasi Terakhir

Operasi Akhir Gadis Tanpa HidungAsalasah ~ Gadis remaja berusia 17 tahun yang terlahir tanpa hidung kini tengah bersiap menjalani operasi terakhirnya. Dengan penuh semangat ia menyambut operasi ini. Untuk membangun kembali wajahnya, terutama bagian hidung, dokter akan menggunakan tulang dari tulang rusuknya.

“Cassidy Hooper akan menjalani operasi akhir pada tanggal 31 Juli mendatang,” tulis Daily Mail. Operasi sebelumnya dilakukan di bulan Juni. Pada operasi ini, dokter mempersiapkan lipatan kulit untuk hidungnya.

Cassidy terlahir tanpa mata dan hidung. Dalam 6 tahun belakangan, ia menjalani operasi untuk merekontruksi wajahnya. Kini, keinginannya untuk bernapas dan mencium dengan hidung sendiri akan segera terwujud.

Tidak diketahui penyebab pasti kasus unik Cassidy yang terlahir tanpa mata dan hidung. Ini merupakan cacat lahir yang terjadi sejak 2 minggu pertama kehamilan.

Dokter Sherard A. Tatum  akan menangani operasi terakhir Cassidy. Ia akan melakukan serangkaian operasi dengan pendekatan berlapis. Pertama. Ia menampatkan membran dalam hidung. Kemudian, ia membuat struktur hidung dengan menggunakan tulang rawan dan tulang tengkoraknya. Dan terakhir, dokter akan menutupinya dengan lapisan kulit.

Baca Juga:  


  • [27] Ternyata Emas Bumi Berasal dari "Bencana" Kosmos
  • [27] Peneliti Menemukan Virus Terbesar Yang Pernah Ada
  • [27] Tubuh Gemuk Itu Turunan Atau Pola Gaya Hidup?


  • Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/07/25/060499637/Operasi-Akhir-Gadis-Tanpa-Hidung

    Kamis, 08 Agustus 2013

    Penganggur Muda Jarang Keluar Rumah

    http://asalasah.blogspot.com/2013/08/penganggur-muda-jarang-keluar-rumah.htmlAsalasah ~ Mayoritas kaum muda yang tidak punya pekerjaan merasa termarginalisasi, pesimistis dan kehilangan kontrol atas kehidupan mereka, kata satu survei yang dilakukan persatuan pengajar perguruan tinggi di Inggris (UCU).

    Survei ini digelar dengan melibatkan responden berusia 16 hingga 24 tahun di seluruh Inggris.

    Para responden survei ini adalah anak muda yang tidak bekerja, atau sedang dalam tahap pendidikan atau pelatihan disebut Neets.

    Survei ini menemukan bahwa sepertiga dari pemuda dari kelompok ini mengalami depresi dan sepertiga lainnya "jarang meninggalkan rumah".

    Presiden UCU Simon Renton mengatakan hal ini menunjukkan "dampak pribadi" dari pengangguran.

    Renton mengatakan, "Sangat menyedihkan melihat begitu banyaknya orang yang ingin berkontribusi kepada masyarakat tetapi nyatanya dibiarkan merasa seperti tanpa harapan dan putus asa."

    Ada sekitar 900.000 pemuda yang digolongkan dalam kelompok Neet dan survey menunjukkan kebanyakan mereka merasa terisolasi dan kurang percaya diri.
    Depresi
    Periode panjang tanpa pekerjaan atau pendidikan tidak hanya menghancurkan kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara individual tetapi juga berdampak sepanjang hidup mereka.Toni Pearce
    Sekitar 40% dari mereka merasa bukan bagian dari masyarakat dan sebanyak 36% percaya mereka tidak akan pernah mendapatkan pekerjaan.

    Sepertiga lainnya menderita depresi, 37% jarang pergi ke luar rumah dan 39% menderita stres.

    Ada banyak masalah dengan mengangguran di usia muda, terutama bagi mereka yang lulus dengan kualifikasi pas-pasan.

    Pendidikan tinggi juga dinilai masih Klik memiliki peran penting.

    Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa lebih banyak pekerjaan di Inggris memerlukan gelar akademis dibandingkan yang tidak memiliki gelar.

    Toni Pearce, dari persatuan pelajar di Inggris mengatakan, "Periode panjang tanpa pekerjaan atau pendidikan tidak hanya menghancurkan kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara individual tetapi juga berdampak sepanjang hidup mereka."

    Juru bicara pemerintah mengatakan, "Tidak punya pekerjaan dan pendidikan adalah penyia-nyiaan potensi yang sangat besar."

    "Untuk itu pemerintah menyediakan tempat untuk pendidikan dan pelatihan bagi pemuda berusia 16 dan 17 tahun yang menginginkannya dan meningkatkan kualitas pelatihan dan magang," katanya.

    Baca Juga: