Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 September 2013

Kebanyakan Anak Usia 7 Tahun Sudah Punya Ponsel

Rata-rata Anak Usia 7 Tahun Sudah Mempunyai Ponsel
Asalasah ~ London - Sudah bukan fenomena aneh sekarang ini melihat pelajar SD menggunakan dan memiliki ponsel. Bahkan menurut penelitian terbaru, anak-anak sudah memiliki ponsel sejak usia tujuh tahun.

Penelitian yang dilakukan oleh  situs MobilePhoneChecker.co.uk menunjukkan kalau penggunaan teknologi mobile seperti ponsel oleh kebanyakan anak muda sekarang ini disebabkan pemberian ponsel di usia dini yakni tujuh tahun ke atas.

Situs tersebut menemukan hampir tiga perempat orang tua yang menjadi peserta penelitian mengaku memberikan ponsel ke anak-anaknya dengan alasan keamanan dan menjaga ketenangan pikiran. Selain itu, tekanan dari teman sebaya juga menjadi pemicu orang tua memberikan ponsel. Sekitar 22 persen orang tua membelikan ponsel untuk anaknya karena teman sekelas anaknya sudah memiliki ponsel. Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 2.300 orang.

Direktur situs MobilePhoneChecker, Adam Cable, menilai anak-anak yang memiliki ponsel di usia tujuh tahun sangat terlalu muda meskipun orang tua beralasan untuk keamanan anak-anak. "Selama orang tua dapat menjamin keamanan maksimum dalam penggunaan ponsel oleh anaknya, maka pemberian ponsel pada anak-anak usia muda bukan menjadi suatu masalah," ungkapnya.

Dari sejumlah peserta orang dewasa tersebut, MobilePhoneChecker juga menanyakan usia saat mendapatkan ponsel pertama kali. Rata-rata menjawab pada saat berusia 13,2 tahun. Itu pun jauh lebih sulit mendapatkannya dibandingkan  anak-anak sekarang. Sebanyak 86 persen mengaku kalau mereka harus terlebih dahulu 'mengganggu' orang tuanya untuk mendapatkan handset pertama.

Baca Juga:  

Selasa, 10 September 2013

Dilatih Keras, Bocah 5 Tahun Ini Sudah Mampu Jadi Pilot

Asalasah ~ Seorang bocah lima tahun asal China menjadi perbicangan publik di negeri itu dan beberapa media internasional. Ia disebut-sebut sebagai pilot termuda yang pernah ada. Di usianya yang baru menginjak lima tahun, ia telah berhasil menerbangkan pesawat.

Duoduo, nama bocah tersebut, menerbangkan pesawat tanpa bantuan seorang instruktur. Ia menerbangkan pesawat, Bee 3, yang memiliki berat 100 kilogram, selama 35 menit di Beijing Wildlife, sebagaimana yang ditulis Mirror.

Ayahnya, yang berprofesi sebagai manajer di sebuah perusahaan tekstil swasta di Nanjing, membayar 30.000 yuan, untuk latihan pribadi tersebut. Setiap pelatihan yang dijalani oleh Duoduo, akan langsung diupload oleh ayahnya di situs Weibo.

Dalam situs tersebut, terlihat Duoduo melakukan latihan penerbangan setiap hari. Ia bangun 04.30 pagi dan harus sampai di bandara pukul 05.00 pagi.

Di media China, ayah Duoduo dijuluki sebagai Eagle Dad. Sebab dia mendorong putranya yang masih kecil berlatih secara ekstrem dan melelahkan.

Tahun lalu, ayah Duoduo, juga sempat memicu kemarahan publik. Karena ia memaksa anaknya untuk berjalan di atas salju tanpa berpakaian di gunung Fujiyama, Jepang, yang sedang dilanda hujan badai. Suhu tempat tersebut padahal mencapai minus 13 derajat celsius.

Sebelumnya, Duoduo juga pernah mengendarai kapal pesiar dalam sebuah kompetisi internasional.

Baca Juga:  
Sumber: http://life.viva.co.id/news/read/441064-bocah-5-tahun-terbangkan-pesawat-menuai-kontroversi

Senin, 09 September 2013

Tentang Tekanan Darah Tinggi Pada Anak

Tekanan Darah Tinggi
Asalasah ~  Selama ini darah tinggi dikenal hanya menimpa orang dewasa atau lanjut usia saja tapi ternyata bisa juga tekanan darah tinggi pada anak. Bahkan jumlah anak-anak yang menderita darah tinggi semakin meningkat. Berdasarkan penelitian dari Amerika, menemukan data jika sebanyak 19.2 persen anak laki-laki dengan rentang usia 8 hingga 17 tahun telah menderita hipertensi. Sedangkan anak perempuan menderita tekanan darah tinggi mencapai 12,6 persen.

Tekanan Darah Tinggi Pada Anak Tidak Bisa Ditentukan Semudah Pada Orang Dewasa
Tekanan darah tinggi pada orang dewasa mudah ditentukan hanya dengan mengukur tekanan darahnya. Tapi untuk anak-anak tidak demikian. Hasil dari pemeriksaan darah tinggi pada anak masih perlu untuk disesuaikan dengan umur, jenis kelamin anak dan tinggi badan. Seorang anak dinyatakan menderita tekanan darah tinggi jika tekanan darah sistolik dan atau diastolik sama atau lebih dengan persentil ke-95 yang didasarkan dengan usia, tinggi badan dan jenis kelamin pada perhitungan sebanyak 3 kali berturut-turut.

Biasanya anak yang menderita tekanan darah tinggi tidak memperlihatkan gejala tapi pada umumnya memiliki riwayat darah tinggi pada keluarganya serta menjalani pola hidup yang tidak sehat. Pola hidup yang tidak sehat tersebut seperti diet yang tak sehat, obesitas, jarang melakukan aktifitas fisik dan stres. Yang menjadi penyebab darah tinggi pada anak cukup bervariasi dan tergantung dengan usia anak.

Tekanan darah tinggi ada bayi bisa diakibatkan karena kelainan pada ginjal, saluran napas dan paru-paru, atau disebabkan karena adanya kelainan pada pembuluh darah arteri. Sedangkan tekanan darah tinggi pada anak yang lebih besar biasanya disebabkan karena gangguan ginjal serta gangguan hormonal. Resiko mengalami hipertensi bisa diketahui lebih dini dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin.

Penanganan Tekanan Darah Tinggi Pada Anak Tidak Jauh Berbeda Dengan Orang Dewasa
Penanganan hipertensi pada anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan penanganan hipertensi untuk orang dewasa. Untuk anak yang enderita hipertensi haruslah merubah pola hidup dan rajin mengkonsumsi obat darah tinggi. Orang tua berperan penting untuk menjaga dan mengontrol tekanan darah tinggi pada anak.

Untuk anak yang mengalami obesitas, orang tua bisa mengajak anak tersebut untuk melakukan olahraga teratur agar berat badan bisa diturunkan. Anak yang mengalami obesitas dan menderita darah tinggi harus menjalani diet. Diet dijalankan dengan mengontrol porsi makanan, memperbanyak makan sayur dan buah segar, kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman manis serta kurangi makanan yang padat kalori.

Perubahan pola hidup yang tidak sesuai dengan yang diharapkan, adalah salah satu indikasi penggunaan obat darah tinggi. Obat darah tinggi langsung dipakai untuk kasus darah tinggi yang berat dan disertai adanya komplikasi berbahaya. Jika tekanan darah tinggi pada anak diketahui lebih awal maka anak penderita darah tinggi bisa hidup sama dengan anak yang lain.

Baca Juga:  

Minggu, 08 September 2013

7 Gejala Awal Anak Menderita Cerebral Palsy

7 Tanda Awal Anak Penderita Cerebral Palsy
Asalasah ~ Fisioterapis yang khusus menangani anak-anak penderita cerebral palsy di Surakarta, Nawangsasi Takarini, mengatakan tidak banyak orang tua yang mengetahui jika anaknya menderita cerebral palsy. Seringnya orang tua terlambat mengetahui sehingga penanganannya juga terlambat.

Padahal, jika ditangani sejak dini, peluang kesembuhannya mencapai 80-90 persen. "Tetap tidak bisa 100 persen sembuh karena ada bagian otak yang mengalami kerusakan permanen," ujarnya saat peringatan hari cerebral palsy sedunia di Surakarta, Minggu, 1 September 2013.

Sosok yang pratek sebagai fisioterapis khusus cerebral palsy sejak 1989 ini mengatakan tanda-tanda cerebral palsy antara lain:

1. Kelainan motorik yang dapat diketahui pada tahun pertama setelah kelahiran. Saat lahir, biasanya terlihat lemah dan terkulai.

2. Bayi normal ketika diangkat dengan posisi menghadap ke bawah, kepala dan punggungnya segaris. Sedangkan yang menderita cerebral palsy akan terkulai ke bawah sehingga antara kepala dan kaki seakan membentuk huruf U.

3. Bayi yang lahir dengan tanda-tanda kerusakan otak akan kesulitan bernafas, tubuh terkulai, dan tubuhnya membiru.

4. Selama masa tumbuh kembang anak, anak dengan tanda cerebral palsy lambat menegakkan kepala, duduk, dan bergerak dibanding anak-anak normal. Kemudian sangat jarang menggunakan kedua tangannya.

5. Tubuh bayi dengan cerebral palsy cenderung kaku. Bayi bisa menangis dalam jangka waktu lama atau bisa sangat diam dan hampir tidak pernah menangis atau tersenyum.

6. Bayi juga kesulitan berkomunikasi, terlambat belajar bicara, atau bahkan kesulitan berbicara. Ini karena ada gangguan di otot. Cerebral palsy menyerang saraf motorik. Soal kecerdasan, mereka tidak ada bedanya dengan anak normal.

7. Wajah mereka terlihat aneh karena ada kelemahan otot wajah. Ada juga yang terus-menerus mengeluarkan air liur karena tidak bisa mengontrol dan kesulitan menelan.

Nawangsasi mengatakan setiap penderita harus menjalani terapi setiap hari agar kondisinya tidak makin parah. "Anak-anak harus diajar bisa belajar mengontrol dirinya. Ada fisioterapi, okupasi terapi, terapi wicara, dan terapi perilaku," katanya.

Baca Juga:  
Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/09/01/060509204/7-Tanda-Awal-Anak-Penderita-Cerebral-Palsy

Minggu, 01 September 2013

Diduga Gara-Gara Game GTA, Bocah Ini Tembak Neneknya

http://images.detik.com/content/2013/08/26/654/173158_games.jpg
Asalasah ~ Mulai saat ini ada baiknya orang tua memerhatikan permainan apa yang dimainkan oleh anaknya. Video game yang menampilkan adegan kekerasan seringkali mempengaruhi perilaku dan mental anak, khususnya di usia yang masih sangat muda.

Seorang bocah berusia 8 tahun dari Lousiana yang tak disebutkan namanya, menembak kepala neneknya sendiri, Marie Smothers (90), setelah bermain salah satu video game yang memang dikenal sering menampilkan adegan kekerasan, Grand Theft Auto (GTA).

Dilaporkan bahwa anak itu sengaja menembak belakang kepala Marie saat wanita tersebut sedang menonton televisi. Namun si bocah tidak akan menghadapi tuduhan, sebab usianya yang masih di bawah 10 tahun. Menurut hukum Lousiana, ia dibebaskan dari tanggung jawab pidana.

"Meskipun motif penembakan itu belum diketahui, namun pada saat ini pemeriksa telah mengungkap bahwa bocah ini bermain video game Play Station III, Grand Theft Auto IV, beberapa menit sebelum peristiwa ini terjadi. Permainan GTA ini sering menampilkan adegan kekerasan dan memberi poin setiap kali pemain membunuh orang," ungkap petugas departemen setempat, seperti dilansir Medical Daily dan dikutip detikINET Senin (26/8/2013).

Diungkapkan oleh sang pengacara, Sclynski Legier, anak ini sama sekali tidak tahu dampak dan konsekuensi atas tindakan yang ia lakukan. Menurutnya, anak tersebut benar-benar tidak mengerti itu tentang hal bahaya dari meniru adegan permainan tersebut.

Sebab faktanya diketahui bahwa hubungan antara nenek dan cucu ini sebelumnya tidak ada masalah sama sekali. Keduanya bahkan sering tidur di kamar yang sama.

Permainan video game seperti Grand Theft Auto telah lama dikecam sebagai permainan yang tidak manusiawi, terlalu banyak adegan kekerasan dan perilaku antisosial. Laporan mengungkapkan bahwa pelaku penembakan kasus Sandy Hook Elementary School tahun lalu juga merupakan pemain video game serupa.

Pelaku kasus tersebut adalah Adam Lanza, yang telah menembak dan membunuh 26 orang. Ia diketahui suka bermain video game yang juga sering menampilkan adegan kekerasan seperti Call of Duty dan Grand Theft Auto. Contoh lain adalah James Eagan Holmes, yang melepaskan tembakan di bioskop Aurora, Colorado. Peristiwa ini menewaskan 12 korban jiwa.

"Mungkin ada hubungan langsung antara ketika orang-orang yang memiliki ketidakstabilan mental menjadi bagian dari salah satu video game," ungkap Gubernur Colorado, John Hickenlooper, saat dimintai keterangan.

Karena usianya yang masih muda, nama anak yang berasal dari Louisiana tersebut belum dirilis. Menurut pihak berwenang setempat, hingga saat ini penyelidikan sedang berlangsung dan kini ia sudah bersama dengan orang tuanya.

Baca Juga:  
Sumber: http://inet.detik.com/read/2013/08/26/175847/2341063/654/diduga-terpengaruh-gta-bocah-8-tahun-tembak-neneknya?i991102105

Rabu, 21 Agustus 2013

Penyebab Anak Bertangan Kidal

http://asalasah.blogspot.com/2013/08/penyebab-anak-bertangan-kidal.html
Asalasah ~ 13 Agustus kemarin ditetapkan sebagai hari tangan kidal internasional. Sekitar 10 persen orang di dunia ini dinyatakan bertangan kidal. Hari internasional ini didedikasikan bagi mereka yang merasa sering 'didesak' oleh orang-orang bertangan normal lainnya.

Tubuh diciptakan dengan sisi simetris yang sempurna. Namun, hal itu tidak berlaku untuk semua hal. Ada 10 persen orang kidal, dengan latar belakang apapun, yang sudah ada sejak awal sejarah manusia. Ilmuan mengatakan bahwa beberapa pelukis gua di zaman primitif juga bertangan kidal.

Ahli pengembangan otak mengemukakan teori mengenai alasan manusia bisa jadi kidal. Penelitian menyebutkan, tangan kidal bisa terjadi sejak anak masih dalam rahim ibu. Hal ini bisa dilihat dari USG jika anak lebih sering memasukkan tangan kiri ke mulut mereka.

Sementara, teori lain mengatakan bahwa hormon testosteron yang tinggi dalam rahim juga dapat menyebabkan peluang anak menjadi kidal.

Terlepas dari teori penyebabnya, penggunaan tangan dapat mempengaruhi cara berpikir, berperilaku, dan berinteraksi dengan orang lain.

Otak juga terbagi secara simetris. Otak kiri digunakan untuk berpikir dan kemampuan intelektual. Sedangkan otak kanan berfungsi sebagai penentu suasana hati atau konsentrasi.

Beberapa penelitian mengemukakan, bahwa orang dengan tangan kidal cenderung lebih rentan terhadap emosi negatif seperti depresi dan stres. Kemungkinan, hal ini disebabkan karena sisi kanan otak mereka lebih banyak digunakan sehingga kinerja otak kanan juga lebih banyak.

Baca Juga:  

Minggu, 18 Agustus 2013

Bayi 1 Tahun Ini Beli Mobil Sendiri Menggunakan Ponsel Ayahnya

http://images.detik.com/content/2013/07/11/398/1dlm.jpg
Asalasah ~ Sorella Stoute adalah seorang bayi yang baru berusia 1 Tahun 2 bulan. Namun dia sudah mampu membeli mobil sendiri berbekal ponsel milik ayahnya.

Awalnya, sang ayah Paul Stoute meninggalkan ponselnya tanpa terkunci di rumah. Nah, Sorella pun memainkan ponsel tersebut dan membuka aplikasi eBay, sebuah situs lelang online.

Dalam beberapa klik, sang balita tanpa sengaja berhasil membeli sebuah mobil tua bermerek Austin Healey karena menang lelang. Untunglah, mobil itu hanya seharga USD 225 sehingga tidak bikin bangkrut sang ayah.

"Dia memutuskan untuk membuka aplikasi eBay dan mulai mengklik ke sana kemari dan tiba tiba kami sudah punya mobil," cerita Paul yang detikINET kutip dari Cnet, Kamis (11/7/2013).

Paul memutuskan akan menyimpan dan memperbaiki mobil tersebut yang memang cukup memprihatinkan kondisinya. Dia berencana akan memberikannya sebagai hadiah ultah jika bayinya sudah dewasa.

Kini, Paul lebih hati-hati menaruh ponselnya. Dan memastikannya dalam keadaan terkunci jika berada di dekat sang bayi.

Baca Juga:  
Sumber: http://inet.detik.com/read/2013/07/11/150440/2299648/398/pakai-ponsel-ayah-bayi-umur-1-tahun-beli-mobil-sendiri

Selasa, 13 Agustus 2013

Ada Modus Baru Perdagangan Bayi di China

Modus Baru Perdagangan Bayi di Cina
Asalasah ~ Kasus perdagangan bayi memiliki modus baru yang dilakoni dokter si bayi. Peristiwa ini terjadi pada Dong Wan, ibu berusia 31 tahun asal Shaamxi, Cina, yang dibohongi oleh dokter kandungan yang menangani kelahiran bayinya.

“Zhang Lin (dokter itu) menjual bayi yang ditanganinya dengan mengaku bahwa bayi tersebut menderita masalah kesehatan yang parah dan tidak akan bisa diselamatkan,” tulis Daily Mail, Senin, 5 Agustus 2013.

Dengan alibi tersebut, Zhang Lin meminta Dong Wan menandatangani dokumen yang berisi perizinan membawa si bayi ke rumah sakit. Alih-alih dibawa ke rumah sakit, si bayi justru dijual dengan harga sekitar Rp 47 juta.

Karena curiga, Dong akhirnya melapor ke polisi. Setelah dilacak, bayi laki-laki itu akhirnya dapat ditemukan di Henan, yang terletak bermil-mil jauhnya dari Shaanxi. Polisi pun telah menahan Zhang Lin atas tuduhan perdagangan bayi.

Kasus ini bukanlah kasus yang pertama terjadi di Cina. Perdagangan manusia banyak terjadi di negara ini. Bahkan, saat menangani kasus Dong Wan, polisi juga tengah menyelidiki tujuh kasus serupa lainnya.

Baca Juga:  

  • [18] Saat Ini Konsumen Lebih Pilih Tablet Daripada PC
  • [17] Negara Yang menerapkan Aturan Ketat Internet
  • [17] Perangkat Gadget Tanpa Kabel Makin Diminati

  • Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/08/06/118502643/Modus-Baru-Perdagangan-Bayi-di-Cina

    Sabtu, 10 Agustus 2013

    Kurang Dapat Mempengaruhi Prestasi Anak

    AnakAsalasah ~Tidur malam dan tidur tidak teratur dapat mempengaruhi prestasi anak, menurut penelitian pakar di Inggris.

    Hasil penelitian itu didasarkan dari kaitan pola tidur dan kekuatan otak melalui survei lebih dari 11.000 anak berusia tujuh tahun.

    Anak-anak yang tidak memiliki jam tidur tetap atau tidur lebih dari jam 21:00 memiliki nilai lebih rendah untuk membaca dan matematika.

    Kurang tidur dapat mempengaruhi ritme tubuh dan mengganggu kemampuan otak menyerap informasi baru, kata para peneliti.

    Para ilmuwan mengumpulkan data anak-anak itu pada usia tiga, lima dan kemudian tujuh tahun untuk meneliti bagaimana mereka belajar dan kaitannya dengan pola tidur.

    Waktu tidur yang tidak teratur biasa terjadi pada usia tiga tahun, kata para peneliti, dengan satu dari lima anak tidur pada waktu yang berbeda-beda.

    Rutinitas penting bagi anak

    "Pesan dari penelitian ini adalah kebiasaan rutin merupakan sesuatu yang penting bagi anak-anak" Prof Sacker
    Secara keseluruhan, anak-anak yang tidak memiliki waktu tidur teratur prestasinya lebih buruk untuk membaca dan matematika.

    Dampaknya lebih terlihat sepanjang masa kanak-kanak pada perempuan dibandingkan laki-laki.
    Para ilmuwan mengatakan dampak pada anak laki-laki akan terasa secara kumulatif.
    Penelitian yang dipimpin Profesor Amanda Sacker dari University College London, menyebutkan jam tidur yang tidak rutin kemungkinan merupakan gambaran dari kondisi kacau pada kehidupan keluarga.

    Penelitian menyebutkan anak-anak dengan jam tidur tidak teratur dan berasal dari keluarga berantakan kurang banyak membaca pada malam hari dan lebih sering menonton televisi.
    Temuan ini diterbitkan di jurnal Epidemiology and Community Health.

    Profesor Sacker mengatakan, "Pesan dari penelitian ini adalah kebiasaan rutin merupakan sesuatu yang penting bagi anak-anak."
     
    Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/07/130709_pendidikan_tidurmalam.shtml

    Ada Komputer Di Kamar Anak Akan Ganggu Pubertasnya

    Komputer di Kamar Anak Picu Masalah Pubertas
    Asalasah ~ Perangkat elektronik, seperti TV dan komputer, benar-benar harus dijauhkan dari kamar anak. Pasalnya, kehadiran piranti itu di kamar tidur bisa mengakibatkan masalah memori dan penurunan nilai di sekolah. Alat elektronik juga bisa mengganggu tidur anak.

    Peneliti menegaskan, tidur adalah waktu yang sangat penting untuk anak usia praremaja dalam melalui masa pubertasnya. “Anak-anak membutuhkan waktu tidur ekstra untuk memasuki masa pubertas. Alat elektronik akan mengganggu tidur dan bisa jadi mempengaruhi tahap pubertas mereka,” kata Teija Nuutinen, peneliti dari Universitas Helsinki, Finlandia, kepada Daily Mail edisi Jumat, 26 Juli 2013.

    Dalam studi ini, peneliti menanyakan tentang kebiasaan tidur dan penggunaan alat elekronik pada 353 anak berusia 10-11 tahun. Kemudian, peneliti kembali mewawancarai mereka sekitar 18 bulan kemudian.

    Hasilnya, anak-anak yang menggunakan alat elektronik sebelum tidur mengalami kurang tidur. Padahal esoknya mereka harus berangkat ke sekolah. Tidak hanya itu, alat-alat ini membuat anak-anak jadi kurang mendapatkan olahraga yang cukup. Ini menyebabkan mereka merasa kurang lelah saat akan ingin tidur. Mereka akhirnya jadi tidur lebih larut, sehingga waktu tidur menjadi lebih singkat.

    Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Public Health menemukan, pengaruh ini lebih banyak terjadi pada anak laki-laki. Cahaya dari layar alat elektronik akan menyebabkan perubahan hormon, sehingga mereka jadi lebih sulit tidur.

    Nuutinen menyarankan agar orang tua menjauhkan TV dan komputer dari kamar tidur anak, agar si anak tidak mengalami gangguan tidur. Jika tidur terganggu, anak akan merasa lelah di siang hari. Mereka akan kesulitan berkonsentrasi. Akibatnya, anak akan mengalami masalah perilaku dan mempengaruhi nilainya di sekolah.
     
    Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/07/26/060499888/Komputer-di-Kamar-Anak-Picu-Masalah-Pubertas

    Jumat, 09 Agustus 2013

    Anak Baik Akan Lebih Populer di Sekolah

    Siswa SD di InggrisAsalasah ~  Melakukan tindakan baik secara sengaja akan membuat anak-anak praremaja lebih populer di kalangan teman-temannya, seperti terungkap dalam satu penelitian.

    Sebuah tim peneliti di Universitas California di Riverside, Amerika Serikat, menugaskan sejumlah anak untuk melakukan tiga tindakan baik setiap pekan dalam waktu empat minggu. Menurut tim peneliti, tindakan baik yang sederhana sekalipun bisa membuat anak lebih diterima temannya dan bahkan bisa mencegah bullying atau tekanan-tekanan yang merendahkan. 

    Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Plos One menyebutkan tindakan baik itu tidak hanya berkaitan dengan sesama teman di sekolah namun juga kepada ibu di rumahnya.

    Setelah empat minggu, ternyata anak-anak tersebut lebih gembira dan lebih disukai teman-teman sekelasnya.
    "Temuan yang paling menarik bagi saya adalah tindakan positif yang sederhana bisa meningkatkan hubungan antar teman." Dr Kristin Layous

    Sebagai contoh, tindakan baik yang dilaporkan dilakukan anak-anak tersebut antara lain adalah "memeluk ibu ketika dia stres karena pekerjaan" atau "membagi bekal makan siang kepada seseorang" maupun "membersihkan lantai".

    Tindakan sederhana

    Penelitian melibatkan sekitar 400 siswa berusia sembilan hingga 11 tahun yang diminta untuk melakukan tindakan baik dan mencatat tiga tindakan baik tersebut.

    "Sebelum periode empat minggu, kami minta setiap siswa melingkari nama teman dari kelas yang mereka inginkan untuk melakukan kegiatan bersama," tutur peneliti utama Dr Kristin Layous.
     Setelah periode penelitian selama empat minggu, anak-anak itu kemudian diminta lagi untuk memilih teman.
    "Temuan yang paling menarik bagi saya adalah tindakan positif yang sederhana bisa meningkatkan hubungan antar teman."

    Dr Layous menambahkan dengan meningkatkan hubungan sosial antar anak melalui cara yang sederhana ini, maka sekolah bisa memberantas bullying.

    Baca Juga:  

    Selasa, 06 Agustus 2013

    Anak Rimba Pertama Yang Berhasil Masuk Universitas

    Orang Rimba/Suku Anak Dalam
    Asalasah ~ Komunitas Konservasi Indonesia Warsi Jambi mengungkapkan, Besudut, seorang anak rimba dari Suku Anak Dalam berhasil lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru Universitas Jambi. Dia menjadi anak rimba pertama masuk jenjang pendidikan tinggi formal universitas.

    "Ya, kita amat bersyukur mendapat kabar Besudut salah seorang anak rimba yang merupakan binaan kita berhasil lulus masuk Universitas Jambi pada PMB 2013," kata Humas KKI Warsi, Sukmareni di Jambi, Selasa (30/7). Dikatakan Reni, keberhasilan Besudut yang memakai nama Abdul Jalil tersebut telah berhasil meretas stigma masyarakat selama ini. Anak Rimba selama ini dinilai terbelakang dalam dunia pendidikan.

    "Besudut adalah salah satu anak pendampingan kita selama bertahun-tahun belakangan yang berhasil menggapai asanya bisa mengecap dunia pendidikan formal sampai ke perguruan tinggi demi mewujudkan cita-citanya menjadi guru," ungkap Reni.

    Menurut Reni, Besudut lulus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) setelah mengikut tes yang diselenggarakan di Unja pada Juni lalu.

    Sebelumnya, tambah Reni, Besudut adalah satu-satunya anak rimba yang telah berhasil lulus Ujian Nasional (UN) SMA dengan nilai rata-rata yang meyakinkan, yakni 6,8 di sekolah formal yang diikutinya. "Dahulu, sedari awal Besudut memang adalah salah satu anak rimba yang paling gigih menjadi anak terpelajar," katanya.

    Besudut (22 tahun) selama ini bersemangat mengikuti program pendidikan alternatif yang digelar KKI Warsi. Dia masuk SD pada umur yang sudah kelewat dewasa karena itu setelah mengikuti serangkaian tes dia langsung diterima di kelas IV, namun berkat prestasinya selanjutnya dia bisa dinyatakan langsung masuk ke kelas VI maka jadilah dia berhasil menyelesaikan SD hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun," ujar Reni.

    Reni mengatakan, pihaknya mengharapkan Besudut dapat pula memotivasi anak-anak Rimba lainnya untuk juga giat mengejar cita-citanya seperti hal paradigma anak rimba masa kini yang semakin maju menyentuh dunia formal.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/13/07/31/mqqktt-ini-suku-anak-dalam-pertama-yang-masuk-universitas

    Minggu, 04 Agustus 2013

    Kepala Gadis 5 Tahun Ini Terjepit di Jeruji Apartemen

    http://asalasah.blogspot.com/2013/08/kepala-gadis-5-tahun-ini-terjepit-di.htmlAsalasah ~ Anak-anak selalu penasaran dengan banyak hal. Kadang rasa penasaran itu berbuah pelajaran manis, bisa juga petaka yang membahayakan jiwa. Anak perempuan ini contohnya, dia ingin melihat-lihat kondisi di luar gedung tingkat 24, hingga kepalanya terjepit di ketinggian 70 meter dan membuat banyak orang ngeri melihatnya.

    Dilansir dari Dailymail.co.uk, seorang anak perempuan berusia 5 tahun dari kota Daye, China membuat banyak orang berteriak histeris. Kepala anak perempuan tersebut terjepit di antara pagar pengaman yang melindungi apartemen. Parahnya, anak perempuan tersebut berada di luar gedung lantai 24. Kondisi tersebut jelas membahayakan nyawanya.

    Awalnya, sang anak perempuan hanya berniat melihat-lihat keadaan di luar apartemen. Karena penasaran, anak perempuan ini keluar dari jendela. Anak perempuan ini terlalu kecil untuk memperhitungkan bahwa tindakannya sangat berbahaya. Tanpa pertimbangan, dia memasukkan kepalanya di antara jeruji pagar, akhirnya dia menangis karena kepalanya terjepit.
     

    Tragedi kepala yang terjepit ini sebenarnya keberuntungan, karena anak perempuan ini bisa saja terpeleset dan jatuh dari lantai 24 jika kepalanya tidak terjepit pagar. Seorang tetangga mendengar tangisan kencang dan segera memanggil tim penyelamat. Tidak butuh waktu lama hingga polisi dan tim pemadam kebakaran datang.

    Proses penyelamatan ini berlangsung sangat dramatis. Semua orang yang melihat sangat takut jika anak perempuan ini panik dan terjatuh. Penyelamatan yang membuat jantung berdebar, butuh waktu yang tidak sebentar dan melibatkan banyak orang. Apalagi, apartemen tempat anak ini tinggal dikunci dari dalam, dia sendirian di rumah saat keluar dari jendela.

    Beruntung, kepala anak perempuan ini bisa dikeluarkan dari jeruji pagar dan berhasil diselamatkan. Kejadian ini sangat mungkin membuat sang anak trauma, tetapi bisa menjadi pelajaran agar dia tidak mengulangi perbuatannya.

    Untuk para orang tua, jadikan hal ini sebagai pelajaran agar tidak mudah meninggalkan anak-anak sendirian di rumah tanpa ada pengawasan.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://www.pulsk.com/275852/Kepala-Anak-Perempuan-Terjepit-di-Luar-Apartemen-Lantai-24.html

    Rabu, 24 Juli 2013

    Pingin ke Mars, Anak 7 Tahun Ini Kirim Surat ke NASA

    Headline
    Asalasah ~ Bocah tujuh tahun asal Inggris mengirim surat ke NASA tentang impiannya pergi ke Mars di masa depan. Ternyata surat itu pun direspon langsung oleh pihak NASA. Seperti apa kisahnya?

    Sewaktu kecil, beberapa di antara Anda mungkin juga bercita-cita jadi astronot. Bocah tujuh tahun ini pun punya keinginan sama, dan ia menulis surat impiannya tersebut ke NASA.

    Bocah tujuh tahun bernama Dexter ini mengirimkan surat lucu tentang impiannya menjadi astronot dan pergi ke planet Mars di masa depan.

    Surat lucu dengan karakter tulisan khas anak-anak itu ternyata direspon langsung oleh NASA. Berikut isi surat Dexter yang diungkap di Reddit jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia:

    "Dear NASA. Nama saya Dexter. Saya dengar kalian bakal mengirimkan dua orang ke planet Mars dan saya ingin menjadi salah satunya, tapi saya masih berumur 7 setengah tahun. Saya tidak bisa, saya akan kembali di masa depan. Apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang astronot?" tulis bocah polos tersebut.

    NASA pun membalas surat dari bocah tersebut. 
    "Dear Dexter. Terimakasih telah mengirimi kami surat. NASA ingin kamu tahu bahwa keinginan dan ide kamu sangat penting bagi kami, dan kamu harus terus menambah pengetahuanmu. Coba pikir, di masa depan bisa saja kamu akan menjadi pionir yang membantu dunia mengeksplorasi angkasa luar," tulis NASA dalam suratnya.

    NASA pun kemudian menjelaskan sejumlah situs yang bisa menjadi tempat si bocah tersebut memperbanyak pengetahuannya tentang astronot.

    "Sekali lagi terimakasih. Ketertarikanmu pada NASA sangat diapresasi. NASA berharap kamu sukses mendapat nilai sekolah yang bagus dan mendorongmu untuk menggapai bintang," lanjut pihak NASA.

    NASA menerima 1.000 pertanyaan tiap tahun terkait keinginan yang sama, dan mereka senang untuk menanggapi anak-anak yang memiliki cita-cita setinggi langit seperti Dexter.

    Mari kita berharap anak-anak lainnya di seluruh dunia termasuk Indonesia juga selalu memiliki cita-cita setinggi langit sebagai motivasi hidupnya seperti Dexter

    Baca Juga:  
    Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/2009622/ingin-ke-mars-bocah-7-tahun-kirim-surat-ke-nasa#.UeiPQaQyhss