Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Bertahan Dengan Makan Tikus Melewati Tebalnya Es Gunung Andes

Asalasah ~ Pada bulan Mei silam, Raul Fernando Gomez Circunegui (58 tahun) asal Uruguay berencana pergi Ke Argentina dari Cile naik motor. Guna menyingkat perjalanan ia melintasi pegunungan Andes.

Tiba-tiba motornya rusak, Raul pun nekad meneruskan dengan jalan kaki. Apa daya badai salju menghadang perjalanannya. Ia pun menghilang…
andes1 4 Bulan Bertahan di Pegunungan Andes Memakan Tikus
Pihak keluarga kebingungan. Polisi pun mengerahkan tim SAR mencari keberadaan Raul, namun akhirnya menyerah karena kondisi medan yang berat. 
 Di bulan September, sebuah tim peneliti sedang mencatat ketinggian salju di pegunungan Andes. Mereka membuat shelter di ketinggian 9318 dpl.
 
article 0 1BB3A592000005DC 288 634x532 4 Bulan Bertahan di Pegunungan Andes Memakan Tikus
 
Suatu hari, tim peneliti terkejut ketika seorang lelaki tua yang lusuh dan sangat kurus membuka pintu tenda mereka. Dialah Raul, yang telah menghilang selama 4 bulan. Ia segera dibawa ke rumah sakit karena kondisinya sangat payah.
 Walau didiagnosa kekurangan gizi dan berat badan turun 22 kg, dokter menyatakan Raul akan kembali pulih.

Bagaimana pria malang ini bisa selamat? Raul berburu tikus selama menghilang.
Peristiwa ini mengingatkan pada kejadian di tahun 1972 saat pesawat yang mengangkut tim rugby jatuh di pegunungan Andes. 29 tewas dan 16 lainnya selamat. Mereka bertahan hidup dengan menjadi kanibal, memakan rekan-rekannya yang tewas.

Baca Juga:  

Minggu, 15 September 2013

Kisah Pria Denpasar Mendapat Hidayah Memeluk Islam

Mualaf (ilustrasi).
Asalasah ~ DENPASAR -- Hidayah datang menghampiri Wika Mandala Warsita (21 tahun). Pria yang menetap di Desa Dalung, Kabupaten Badung, itu mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid al Ikhlas, Denpasar.

"Saya memeluk Islam dengan ikhlas, tanpa ada yang memaksa," kata Wika, Ahad (1/9).

Pengislaman Wika dilakukan Imam Masjid Al Ikhlas, H Nur Zaenudin. Disaksikan H Suwandi dan H Junaidi. Puluhan jamaah shalat dzuhur turut menyaksikan pengislaman itu.

Wika memeluk Islam atas seizin ibunya dan diketahui oleh saudara-saudaranya. Salah seorang pamannya, Ponco juga sebelumnya telah memeluk Islam, menjelaskan bahwa Wika sudah belajar agama Islam sejak dua tahun silam.

Wika belajar agama Islam masih dengan sembunyi-sembunyi. Bulan Ramadhan lalu, dia mulai berani terang-terangan. Dan saat ini dia telah menyatakan dengan tegas sikapnya dalam hal memilih keyakinan.

"Tuhan saya Allah, nabi saya Muhammad SAW dan agama saya adalah Islam," ujar Wika mantap, ketika ditanya Nur Zaenudin, di sela-sela pengislaman.

Bukan hanya sudah belajar agama Islam, seperti sholat dan membaca Al Quran, Wika juga sudah berkhitan sepekan yang lalu. Hal itu sebut mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Denpasar itu, sebagai bukti kesriusannya dalam ber-Islam.

"Saya juga berharap, agar orang tua dan saudara-saudara saya kelak juga mendapatakan hidayah sebagaimana yang saya dapatkan," harap Wika.

Nur Zaenudin dalam tausiah pengislaman mengatakan dengan menyatakan diri sebagai muslim, maka Wika diminta memahami. Tidak semua kebiasaan yang boleh dikerjakan dalam agama sebelumnya, boleh dilakukan setelah menjadi muslim. Misalnya, memakan daging bagi, itu dilarang dalam agama Islam.

"Saya sarankan kepada Wika untuk menyucikan diri dari hadats besar, dengan mandi besar. Ini untuk memulai keidupan sebagai muslim," katanya.

Baca Juga:  

  • Wanita Jepang Mengungkap Ukuran Payudara Cukup 'C-...
  • Perbesar Payudara Secara Alami Dari Bahan Rumahan
  • Alasan Kenapa Banyak Orang Indonesia Jatuh Sakit

  • Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/09/01/msg81y-kisah-mualaf-ikhlas-memeluk-islam

    Sabtu, 14 September 2013

    Gadis 8 Tahun Ini Tewas Saat Malam Pertamanya

    AsalasahWarga Yaman meminta pemerintahnya menjatuhkan sanksi berat untuk sebuah keluarga setelah seorang anak perempuan yang baru berusia delapan tahun meninggal dunia di malam pertama pernikahannya.
    Gadis kecil itu ternyata dinikahkan dengan seorang pria dengan usia lima kali lebih tua darinya. Demikian kabar dari harian terbitan Kuwait, Al Watan, Minggu (8/9/2013).

    Gadis kecil bernama Rawan itu meninggal dunia diyakini akibat menderita luka di alat kelaminnya dan sejumlah pendarahan dalam.

    Para aktivis HAM di Yaman mendesak polisi lokal untuk menangkap sang pengantin pria, keluarga Rawan, dan membawa mereka ke pengadilan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Para aktivis berharap jika pemerintah menangani kasus yang terjadi di kota Hardh, Provinsi Hajjah ini, maka bisa menjadi alasan kuat untuk menghentikan praktik pernikahan dini di negeri itu.

    Setelah harian Kuwait Al Watan mengabarkan kisah itu, para bloger di negeri kaya minyak itu mengecam keluarga Rawan dan pengantin pria.

    Seorang bloger dengan identitas Angry Man mengatakan, si pengantin pria sangat layak dihukum seberat-beratnya karena kejahatan yang dilakukannya.

    "Semua yang mendukung kejahatan ini harus dihukum," ujar Angry Man.

    Bloger lain mengatakan, seharusnya keluarganya menyadari bahwa Rawan masih terlalu muda untuk menikah.

    "Keluarganya dan pengantin pria seharusnya menunggu beberapa tahun sebelum menikahinya," kata bloger bernama Sad.

    "Kondisi ini sangat tidak adil dan semua pernikahan seperti ini harus dihapuskan meski mereka meyakini hal ini sebagai bagian budaya mereka," tambah Sad.

    Sementara itu, bloger dengan nama Bu Omar mengaku sangat terganggu mengetahui kisah tragis Rawan ini.

    "Keluarga Rawan bukan manusia. Mereka tak pantas memiliki anak," kata dia.

    Sumber: http://www.gilapc.com/2013/09/anak-8-tahun-dinikahkan-dan-langsung.html

    Selasa, 10 September 2013

    Menangis Karena Satu Ayat Al-Qur'an

    shalat-malamAsalasah ~ Pada suatu malam, Muhammad Ibnu al-Munkadir melakukan Qiyamullail, ia menangis bahkan semakin keras menangis sehingga keluarganya kaget lalu bertanya, “Apa yang menyebabkanmu menangis seperti ini.?” Mereka merasa heran, apalagi tangannya semakin keras.

    Kemudian keluarganya menemui Abi Hazm untuk memberitahukan masalah ini. Abu Hazm datang ke rumahnya sementara ia pun masih dalam keadaan menangis. Beliau bertanya, “Wahai saudaraku, apa yang membuatmu menangis seperti ini, tangisan yang membuat keluargamu keheranan.?” Dia menjawab, “Aku tadi membaca salah satu ayat al-Qur’an.” Beliau bertanya, “Aya apa gerangan.?” Ia menjawab, “

    وَبَدَا لَهُمْ مِنَ اللهِ مَا لَمْ يَكُوْنُوْا يَحْتَسِبُوْنَ
    “Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan.” (QS.az-Zumar:47)

    Abu Hazm pun ikut menangis bahkan semakin keras tangisan keduanya. Kemudian salah seorang keluarga al-Munkadir berkata, “Kami memanggilmu untuk menenangkan kami dari tangisnya, mengapa engkau malah menambah susah kami.?”

    Kemudian beliau membertahu penyebab mereka berdua menangis.

    Baca Juga:  

    Rabu, 04 September 2013

    Mata Buta Setelah Menghancurkan Masjid Barbari di India

    Asalasah ~ Syaikh Abdullh Syyid Abdurrahman ar-Rifa’i menceritakan: Tabloid Anshari Expres yang terbit setiap Ahad di Hindia menyebutkan bahwa ada sekelompok orang-orang Hindustan yang sangat fanatik, yang sudah sekian lama ingin menyerang Islam, mereka merobohkan sebuah Masjid Barbari pada tanggal 6 December 1992.

    Tabloid itu mengabarkan bahwa kurang lebih 40 orang Hindustan yang bersekongkol merobohkan masjid itu langsung buta, yang para dokter sudah angkat tangan, tidak mampu menyembuhkan kebutaan mereka itu. Orang-orang yang mendapat musibah buta mata maupun yang lainnya, yang ikut serta dalam usaha merobohkan Masjid Barbari itu sekarang hidup dalam kesengsaraan. Mereka mendapat bantuan dari perserikatan kelompok Hindustan.

    Ada salah seorang ikhwan yang saya temui ketika saya melakukan penyelidikan dalam peristiwa mengenaskan itu, dia berkata, “Seluruh warga yang ikut serta dalam perbuatan yang sangat gegabah itu (merobohkan masjid) ditimpa kebutaan atau lumpuh badan.” Sesungguhnya musibah dalam peristiwa ini maupun musibah-musibah lainnya yang dtimpakan Allah pada para pelaku dosa adalah bukti nyata bahwasanya

    Allah Ta’ala senantiasa menolong agama Islam ini, dan Dia membela orang-orang yang beriman. Sekalipun musuh-musuh Islam berusaha menghancurkan agama Islam dan kaum Muslimin dengan segala cara, tetapi Allah telah berjanji akan senantiasa memuliakan dan meninggikan agama-Nya serta menolong dan membelanya walaupun orang-orang kafir membencinya. Allah Ta’ala berfirman, “Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka nenentang Allah dan rasul-Nya. Barangsiapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya. (Al-Hasyr: 4) Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Seungguhnya Allah benar-benar menangguhkan siksaan atas orang-orang dzalim sehingga jika Dia telah menyiksanya, maka tidak ada yang terlewat sedikit pun.”

    Kemudian, beliau membaca Surat Hud: 102, ‘Dan begitulah adzab Tuhanmu, apa bila Ia mengadzab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya adzab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.” (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim) Dikutip dari Buku Bila Amal Dibayar Kontan, Syaikh Abdullh Syyid Abdurrahman ar-Rifa’i, Penerbit Darul Falah. Terimakasih telah membaca artikel Kisah Nyata Di India, Mata Mereka Buta Setelah Merobohkan Masjid Barbari , Semoga bermanfaat..

    Baca Juga:  
    Sumber: http://sudibyoo.blogspot.com/2013/08/kisah-nyata-mata-mereka-buta-setelah.html

    Jumat, 30 Agustus 2013

    Kisah Akibat Tidak Peduli Seruan Azan

    Azan (ilustrasi)
    Asalasah ~ Sudah setahun Anwar sekolah di kota, di sebuah madrasah tingkat Aliyah. Dia bangga sekali, karena tidak semua anak lulusan Tsanawiyah di desanya dapat melanjutkan pendidikan menengah atas di ibu kota propinsi.

    Sebagian besar hanya melanjutkan sekolah di ibu kota kabupaten atau malah berhenti sekolah dan mulai bekerja di sawah atau ladang membantu orang tua yang umumnya petani.
      
    Liburan setelah ujian smester dua kali ini dia manfaatkan untuk pulang ke desa berkumpul dengan teman-teman sebaya.

    Berbagai macam agenda sudah tersusun di kepalanya, salah satunya yang paling menarik adalah makan bersama dengan teman-teman sebaya.

    Mereka iyuran membeli bahan-bahan masakan yang diperlukan, bisa berupa uang atau bahan mentahnya langsung. Mereka akan masak sendiri, dengan kemampuan sekadarnya, yang penting tidak asin.

    Bekal ilmu memasaknya paling-paling dari sekali-sekali memperhatikan ibu atau kakak perempuannya memasak di dapur.

    Membayangkan acara makan bersama itu, Anwar tidak sabar segera sampai di desa. Perjalanan 60 km dengan mobil dirasakannya terlalu lama.
      
    Pada hari H, sepuluh anak remaja sudah berkumpul di bawah sebuah pohon, tidak jauh dari pinggir sungai. Itulah tempat favorit mereka.

    Pada saat azan Zhuhur berkumandang, mereka tengah sibuk-sibuknya memasak sambil bercanda penuh tawa. Sebenarnya Anwar ingin segera ke masjid melaksanakan shalat Zhuhur berjamaah seperti yang sudah biasa dilakukannya sejak kecil.

    Ayahnya selalu membimbingnya shalat berjamaah ke masjid. Sejak sekolah dasar sampai tamat Tsanawiyah dia sudah terbiasa shalat di masjid. Sebenarnya motif utamanya shalat berjamaah di masjid adalah karena takut ayahnya.

    Kalau ketahuan tidak shalat di masjid, ayahnya pasti marah besar. Ingat ayahnya, Anwar ingin segera shalat ke masjid meninggalkan teman-temannya. Tetapi dia merasa tidak enak, apalagi masakan hampir matang.
      
    Sedang bimbang begitu, ayahnya lewat menuju masjid dan mengingatkan Anwar untuk segera ke masjid. Dia mengangguk, tetapi tidak melaksanakannya.

    Begitu ayahnya kembali dari masjid dan melihat Anwar masih  bersama teman-temannya di bawah pohon, beliau marah dan segera memanggil puteranya dengan suara keras: "War, apabila acaramu selesai, segera ke rumah!"

    Untunglah ayahnya masih memberinya kesempatan menikmati hidangan yang sudah mereka siapkan susah payah. Tetapi hati Anwar sudah tidak tenang, ayahnya pasti marah besar. Dia siap menerima hukuman yang akan diberikan.
      
    Setelah benar-benar menerima hukuman, Anwar kaget bukan kepalang. Hukumannya benar-benar di luar dugaannya. Dengan tenang ayahnya memutuskan: "Anwar, kamu tidak boleh kembali ke kota. Kamu harus berhenti sekolah. Tinggal saja di desa bertani, lalu menikah!''

    ''Tidak ada gunanya kamu sekolah tinggi di kota, kalau hasilnya kamu mengabaikan panggilan azan. Ayah tidak ingin kamu sekolah tinggi tetapi tidak peduli dengan panggilan shalat. Baru setahun kamu di kota, kamu sudah berani meninggalkan shalat berjamaah di masjid."
      
    Anwar tahu watak bapaknya. Jika sudah memutuskan sesuatu, sukar untuk mengubahnya. Dia minta maaf sambil menangis, tetapi keputusan tetap tidak berubah.

    Liburan sekolah sudah habis seminggu yang lalu, tetapi dia belum juga diberi izin kembali ke kota. Anwar betul-betul sangat menyesal telah mengabaikan panggilan shalat Zhuhur di masjid. Walaupun sebenarnya, baru sekali itu dia lakukan. Tapi penyesalan tidak ada gunanya.
      
    Untunglah kemudian, pamannya membantu membujuk ayahnya dan menjamin pelanggaran itu tidak akan terulang kembali. Akhirnya ayahnya membolehkannya kembali sekolah ke kota atas jaminan pamannya itu.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/08/24/ms09tm-akibat-tidak-peduli-seruan-azan

    Kisah Pria Atheis Yang Akhirnya Memeluk Agama Islam

    http://asalasah.blogspot.com/2013/08/kisah-pria-atheis-yang-akhirnya-memeluk-agama-islam.html
    Asalasah ~ Bagi Laurence, Islam sangatlah sesuai dengan keyakinannya.
    Orangtua mana yang tak merasa bahagia atas kelahiran anak mereka? Perasaan itulah yang membuncah di dalam hati Laurence Brown saat bayi perempuan kecilnya terlahir. Kebahagiaan Laurence luntur seketika dan berubah menjadi ketakutan, karena bayi mungilnya divonis mengalami kelainan di arteri besar jantungnya.

    Akibat kelainan itu, jantung Hanna --  nama anak perempuan Laurence itu -- tak bisa memasok oksigen ke seluruh tubuh mungilnya. Akibatnya tubuh bagian bawah sang gadis kecil terlihat membiru, seolah mati.

    Dokter pun segera membawa Hanna ke ruang rawat intensif untuk menanganinya lebih lanjut. Laurence menyadari, penyakit yang diderita anaknya adalah masalah kecil yang banyak membuat orang meninggal. Dan mereka meninggal dengan cara yang tidak menyenangkan. Mereka harus menjalani operasi dan mengkonsumsi obat. Lalu beberapa tahun kemudian dioperasi lagi, dan terus begitu sampai ajal menjemput.

    Menyaksikan kondisi putrinya yang lemah tak berdaya itu membuat lulusan tiga perguruan tinggi terkemuka, Cornell University, Brown Medical School, dan George Washington University itu tidak bisa mengontrol diri. Untuk pertama kalian, Laurence tak mampu menyelesaikan kesulitan yang dihadapinya.

    Sebelumnya, Laurence selalu berupaya mengatasi kesulitannya yang dihadapinya. Ketika  membutuhkan lebih banyak uang, ia akan bekerja lebih keras agar memperoleh lebih banyak uang. Kali itu, ia benar-benar terpojok. Tak mampu berbuat apapun untuk menyelamatkan buah hatinya.

    ‘’Untuk pertama kalinya dalam hidup saya membutuhkan pertolongan,” ujar Laurence dalam The Deen Show, sebuah talkshow yang mengisahkan perjalanan hidup para mualaf. Laurance yang atheis alias tak mempercayai Tuhan baru tersadar. Ia membutuhkan bantuan Dia yang Maha Agung.

    Laurence dibesarkan tanpa agama. Dia tidak pernah mengenal Tuhan. Kejadian ini justru membuatnya berkenalan dengan sosok yang dipercayai menjadi Pencipta. Melihat kondisi anaknya, ia melangkahkan kaki untuk pertama kalinya ke dalam ruang doa.

    Dengan cara seorang atheis, ia berdoa kepada Tuhan.  “Tuhan, jika Engkau memang ada, maka selamatkanlah jiwaku — jika aku mempunyai jiwa. Aku butuh pertolongan-Mu.”
    Ia lalu bernazar, ‘’Apabila Tuhan dapat menyelamatkan anak gadisnya dan menuntunnya pada agama yang paling Dia senangi, maka ia akan menjalankan agama tersebut.’’ Janji yang menurutnya cukup sederhana.

    Tuhan pun mendengarkan doanya. Tuhan menyelamatkan anaknya dari kelainan jantung yang dideritanya. Hanna tidak harus dioperasi dan tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan. Ia dapat tumbuh dewasa seperti anak-anak seumurnya.

    Tentulah Laurence amat bahagia. Tim medis pun memberikan penjelasan yang logis bagi Laurence dan diri mereka sendiri mengenai kesembuhan Hanna. Tapi bagi Laurence, tidak ada penjelasan yang lebih logis daripada kuasa Tuhan atas kesembuhan Hanna.

    Tuhan telah melaksanakan janjinya. Maka Laurence pun harus melaksanakan janjinya, yaitu menjalankan agama Tuhan. Pertama ia mempelajari Yahudi, namun kemudian ia berpindah ke Kristen. “Saya pikir saya menemukannya di dalam Kristen,” katanya ketika menceritakan pengalaman spiritualnya dalam mencari kebenaran.

    Selama bertahun-tahun Laurence mencari kebenaran di dalam Kristen. Ia mengikuti berbagai jenis kebaktian, sekte, dan gereja Kristen. Ia ikut serta dalam sekte Quaker (perkumpulan agama sahabat, muncul di Inggris pada abad ke-17), Mormon, Katolik Roma, Yunani Ortodoks dan masih banyak lagi. Namun tidak satu pun yang dapat memuaskan pertanyaan-pertanyaan yang mengganjal di hatinya.

    Pensiunan perwira Angkatan Udara Amerika Serikat dengan pangkat mayor ini sering berdiskusi dengan pendeta mengenai beberapa hal tentang Kristen, namun pendeta tersebut tidak memberinya jawaban yang memuaskan. “Saya menyukai beberapa ajaran di dalam Kristen, tapi ada juga beberapa yang saya tidak mengerti dan mereka tidak bisa menjawabnya.”

    Salah satu pertanyaan yang diajukannya kepada pendeta adalah mengenai fondasi agama itu sendiri. Seperti halnya trinitas. Setelah menelusuri Alkitab, ia tidak menemukan pernyataan yang mengatakan konsep trinitas. Tuhan, seperti yang tertulis dalam Perjanjian Lama, adalah satu.

    Ketika ia membicarakan hal itu, pendetanya malah berkata, “Oh itu, saya lupa.” Laurence sangat terkejut. Bagaimana mungkin hal sepenting itu dan  menjadi landasan dalam agama dilupakan begitu saja.

    Hal lain yang mengganggunya adalah keberadaan Yesus Kristus sebagai seorang Anak Tuhan. Penulis buku MisGod’ed, God’ed, dan The Eighth Scroll ini percaya bahwa Yesus adalah seorang manusia yang diutus sebagai nabi bagi umatnya. “Saya meminta kepada pendeta agar mereka membuktikan kepada saya bahwa Yesus adalah Tuhan atau anak Tuhan,” cetus Laurence.

    Sebanyak 88 kali Yesus menyebut dirinya sebagai Anak Manusia di dalam Alkitab. Laurence tidak menemukan satu kalimat pun di dalam Alkitab yang menyatakan Yesus mengklaim dirinya sebagai anak Tuhan. Yesus yang merupakan pendeta Yahudi itu tidak pernah mengajarkan kepada setiap umatnya untuk menanggung dosa-dosa yang dilakukan Adam.

    Setiap ayah tidak menanggung dosa anaknya, dan setiap anak tidak menanggung dosa ayahnya. Hal inilah yang selama ini menjadi pedoman setiap umat Kristen, yang diajarkan oleh Paulus. Namun kenyataannya, Yesus tidak pernah mengajarkan hal itu. “Setiap orang menanggung dosanya masing-masing,” kata Laurence mengutip dari Alkitab.

    Karena ada dua ajaran yang ditemukannya, ajaran Yesus dan Paulus, Laurence harus membuat pilihan. Ia lebih nyaman dengan ajaran Yesus.  Ia pun mengikuti ajaran Yesus sang Nabi Allah. Laurence berhenti mempelajari Kristen karena agama tersebut tidak sesuai dengan keyakinannya.

    Ia mempercayai Yesus adalah seorang Nabi, alih-alih seorang anak Tuhan. Semakin mempelajari Kristen dan berusaha untuk menjadi Kristiani yang taat, kian ia menyadari agama ini tidaklah cocok. Tidak satu sekte pun yang merepresentasikan keyakinannya, sampai ia menemukan Islam.

    Ia menemukan dalam Alkitab Yesus berkata akan ada Nabi terakhir setelah dirinya. Muhammad datang membawa agama yang menyempurnakan agama-agama sebelumnya, yaitu Islam. Dan bagi Laurence Islam sangatlah sesuai dengan keyakinan yang ia miliki. Ia pun mulai membaca Alquran dan buku-buku tentang Islam.

    Dan setelah itu tidak ada lagi keraguan baginya untuk tidak memeluk Islam. “Buku-buku tersebut menjelaskan dengan jelas mengenai keyakinan yang saya anut. Dan karena itulah saya memilih Islam,” ujarnya bahagia.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/13/08/15/mrfyp7-pria-atheis-ini-akhirnya-menemukan-sang-pencipta-dalam-islam

    Rabu, 28 Agustus 2013

    Bobol Akun Mark Zuckerberg, Pria Palestina Ini Dapat Donasi

    Jebol Akun Facebook Zuckerberg, Hacker Palestina Dapat Donasi
    Asalasah ~ Beberapa hari lalu, seorang hacker Palestina bernama Khalil Shreateh sukses menjebol akun Facebook milik pendiri jejaring sosial tersebut, Mark Zuckerberg. Khalil meretas akun Zuck untuk membuktikan telah menemukan bug di Facebook, yang memungkinkan dia mem-post pesan di wall pengguna Facebook meski sudah men-setting ke mode privasi.

    Dilansir dari laman Reuters, Rabu (21/8/2013), aksi peretasan yang dilakukan Khalil mendapat pengakuan dari hacker lain di seluruh dunia. Karena itu para hacker itu kemudian memberikan donasi kepada Khalil.

    Apalagi Facebook tak memberikan uang sebagai bentuk 'terima kasih'. Padahal pemberian uang umumnya diberikan perusahaan yang diberikan informasi mengenai celah keamanan di situsnya. Tak hanya itu, Facebook pun punya program bernama "Whitehat system", yang memberikan uang sejumlah US$ 500 sebagai imbalan melaporkan bug.

    Aksi pengumpulan dana ini diinisiasi oleh Marc Maiffret, Kepala Teknologi di perusahaan keamanan BeyondTrust. Maiffret melakukan mobilisasi dan menggerakkan para hacker untuk mengumpulkan donasi sebesar US$ 10.000 kepada Khalil.

    Saat ini, Maiffret yang tak lulus SMA dan menjadi hacker otodidak itu baru mengumpulkan US$ 9000. Sebanyak US$ 2000 bahkan berasal dari kantong milik Maiifret. Hal ini dilakukan Maiffret karena Facebook dianggap tak bersikap adil kepada Khalil.

    "Dia duduk di sana di Palestina, melakukan riset dari laptop yang berusia lima tahun yang sepertinya separuh rusak," ucap Maiifret. "Ini merupakan sesuatu yang bisa membantu untuk memberikan jalan untuknya".

    Saat meretas, Khalil sebenarnya sudah memberikan peringatan kepada administrator Facebook. Tapi peringatan terkait adanya celah itu tak dipedulikan dan bug dianggap tak berbahaya.

    Menurut tim keamanan Facebook, Matt Jones, Khalil tidak berhak mendapatkan uang karena melanggar ketentuan dengan melanggar privasi orang lain. Ia juga menggunakan real account ketika menyelidiki bug, seharusnya pakai test account.

    Dengan mem-post ke akun Zuckerberg, Khalil dianggap telah melanggar ketentuan dan tidak berhak mendapatkan imbalan. Meskipun demikian, Facebook menyambut niat baik Khalil jika ke depannya melaporkan bug lagi. (gal)

    Baca Juga:  
    Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/671079/jebol-akun-facebook-zuckerberg-hacker-palestina-dapat-donasi

    Selasa, 20 Agustus 2013

    Mau Foto Diri Saat Sedang Rapat, Karyawan AOL Ini Dipecat

    http://images.detik.com/content/2013/08/13/398/byoddevices460.jpg
    Asalasah ~ Mengambil foto, bisa jadi sebuah kesalahan besar. Hal ini sepertinya menjadi bagian dari peraturan Media Corporation America Online's atau lebih dikenal dengan AOL.

    CEO AOL Tim Armstrong dilaporkan memecat salah satu karyawannya, karena mengambil foto dirinya saat melakukan rapat. Karyawan yang bernasib sial itu adalah Abel Lenz yang memegang tanggung jawab sebagai Creative Director di perusahaan tersebut.

    Seperti dikutip detikINET dari New York Post, Selasa (13/8/2013), dalam pertemuan itu, Armstrong sedang menguraikan pemangkasan biaya cukup drastis. Dia juga menjelaskan cara baru mencari 400 mitra baru dari 900 website. Saat itulah Lenz ketahuan sedang berusaha mengambil fotonya.

    Yang terjadi berikutnya, sungguh mengejutkan seisi ruangan pertemuan. Armstrong marah dan menyuruh Lenz menaruh kameranya. Lebih mengejutkan lagi, Armstrong melanjutkan kalimatnya dengan mengatakan 'Anda dipecat!'. Dia pun langsung menjelaskan alasan pemecatannya, yakni karena dia tak ingin siapa pun mengambil foto saat rapat.

    Dalam kesempatan yang sama, Armstrong juga mengecam divisi tempat Lenz bekerja, Steve Kalin. Dia mengatakan ada sesuatu yang terlewatkan dan menyebut kepemimpinan divisinya hanya bermodal 'L'.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://inet.detik.com/read/2013/08/13/081602/2328085/398/berfoto-saat-rapat-karyawan-aol-dipecat

    Rabu, 14 Agustus 2013

    Terlantar di Penjara, Remaja Ini Dapat Ganti Rugi Rp.41,2 Milyar

    daniel_chong_san_diego_penjaraAsalasah ~ Seorang pelajar di San Diego, AS menerima kompensasi US$4 juta atau sekitar Rp41,2 miliar dari pemerintah AS setelah dia telantarkan selama empat hari di penjara.

    Pelajar bernama Daniel Chong itu mengaku terpaksa meminum air kencingnya sendiri untuk bisa bertahan hidup dan mengalami halusinasi.
    Sebelumnya dia ditahan setelah operasi pemberantasan narkoba pada 2012 lalu, namun sempat diberitahu dia tidak akan dituntut.

    Dia kemudian ditempatkan disebuah sel namun setelah itu dia dibiarkan begitu saja selama empat hari dan tidak ada petugas yang mendatanginya.

    Setelah Chong berhasil di selamatkan, dia sempat menghabiskan lima hari di rumah sakit dan menjalani pemulihan dari dehidrasi, gangguan ginjal, kram dan gangguan saluran pencernaan.

    Departemen Kehakiman mengatakan mereka sedang menyelediki kejadian ini.

    Tidak disengaja
    Chong juga kehilangan berat badan hingga 7kg. Dia mengatakan dia berpikir bahwa dia dilupakan karena kesalahan.

    "Ini terdengar seperti sebuah kecelakaan, sangat-sangat buruk dan merupakan sebuah kejadian yang mengerikan."

    Menurut keterangannya sel penjara yang ditempati tidak memiliki jendela dan dia tidak mendapatkan makanan dan makanan selama terkurung di sana.

    Pengacaranya mengatakan akibat dari insiden menyedihkan ini, badan penegakan hukum dalam kasus obat bius, DEA belakangan mengenalkan kebijakan baru dalam proses penahanan tersangka, salah satunya adalah penahanan harus disertai dengan pemeriksaan petugas ke sel tahanan setiap hari.

    Selain itu mereka juga memasang kamera pengawas di dalam sel.

    Baca Juga:  

  • [17] Jika Suami Hanya Bisa Dua Menit
  • [17] Resep Dan Cara Membuat Abon di Rumah
  • [17] Program Madrasah di Jakarta Wajib Hafal Alquran

  • Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/07/130731_pelajar_as_terbengkalai_lain_lain.shtml

    Senin, 12 Agustus 2013

    Musisi Ini Naik Papan kayu dari Kuba ke AS

    Asalasah ~ Seorang musisi AS menjadi orang pertama yang menyeberangi Selat Florida dari Kuba ke AS dengan menggunakan papan kayu.

    Gitaris Ben Friberg dari Tennesse, AS, menempuh perjalanan sepanjang 179km dan memakan waktu 28 jam.

    Dalam mengarungi perairan yang memisahkan dua negara itu, Friberg didampingi kapal yang dikendarai ayah dan tim pendukungnya. Mereka memberikan pasokan makanan serta saran terkait navigasi.

    Sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Hemingway, Kuba, ke Key West, Florida, Friberg lebih banyak berdiri di papan warna kuning yang didesain khusus itu.

    Pria berusia 35 tahun ini membutuhkan waktu sekitar setahun untuk mengantungi izin untuk melakukan perjalanan ini.

    Sempat kesasar

        "Saya ingin mempromosikan perdamaian dan saling pengertian antara Kuba dan Amerika Serikat serta mempromosikan gaya hidup sehat."

    Dia mengenakan kaus kaki panjang, kemeja putih lengan panjang dan topi panjang untuk melindunginya dari sengatan matahari saat dia mendayung di atas papan kayu sepanjang sekitar 4,3m.

    Tim pendukungnya mengatakan, dia sempat tersesat.

    Saat mencapai pantai di Key West pada Jumat, Friberg sempat mengalami dehidrasi dan kelelahan, meskipun kondisinya sehat.

    Sebelum mengarungi laut, dia mengatakan "ingin mempromosikan perdamaian dan saling pengertian antara Kuba dan Amerika Serikat serta mempromosikan gaya hidup sehat."

    Sejumlah perenang sebelumnya telah berusaha melakukan perjalanan seruapa, namun gagal karena tersengat ubur-ubur.

    Baca Juga:  

  • [13] Tembok Air Mata Yang Sangat Tinggi di Hawaii
  • [12] Ilmuwan Ciptakan Alat Penglihat Tembus Tembok
  • [12] Jejaring Sosial untuk Berobat Jarak Jauh

  • Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/08/130803_musisi_papan_cuba_as.shtml

    Selasa, 06 Agustus 2013

    Pria Ini Masuk Penjara Karena Tertipu Virus Pop Up Komputer

    Asalasah ~ Virus komputer ternyata juga bisa menumpas kejahatan, walaupun mungkin tanpa sengaja. Inilah yang dialami Jay Riley, tersangka pelaku pornografi anak (paedofil) asal Virginia, Amerika Serikat.

    Ceritanya, seperti dikutip dari Cnet, minggu lalu Riley sedang berselancar di internet ketika tiba-tiba sebuah pesan pop-up "Peringatan FBI" muncul di komputernya dan mengatakan bahwa dia harus membayar denda karena mengonsumsi konten pornografi anak.

    Riley yang merasa bersalah lantas mengunjungi pos polisi setempat dan bertanya apakah dia harus membayar denda terkait pelanggaran pornografi anak.

    Riley turut menyerahkan komputernya secara sukarela untuk diperiksa. Ketahuanlah bawa dia ternyata memang memyimpan materi yang bersangkutan, termasuk pesan-pesan dan foto berbau porno, di antaranya dari seorang gadis Minnesota berusia 13 tahun.

    Polisi agaknya sempat dibuat bingung karena FBI tidak pernah menyalurkan pesan berisi imbauan membayar denda.

    Setelah diselidiki, pesan pop-up yang diterima Riley ternyata bukan berasal dari institusi federal itu, melainkan sebuah peringatan palsu dari ransomware (jenis malware yang "mengunci" komputer dan meminta uang tebusan) bernama Reveton.

    Program jahat ini memonitor pengguna yang login ke situs-situs tertentu lalu mencoba memeras mereka dengan mengklaim diri sebagai "utusan" FBI.

    Siapa sangka, niat tidak baik si pembuat program malah berhasil menumbangkan kejahatan lain. Alih-alih membayar tuntutan virus, Riley malah berinisiatif mengunjungi kantor polisi untuk mengonfirmasi kesalahannya.

    Polisi pun menahan Riley pada Kamis lalu. Pria 21 tahun tersebut kini meringkuk di balik jeruji dan menghadapi setidaknya tiga tuntutan hukum terkait pornografi anak.

    Juru bicara kepolisian Prince William County Jonathan Perok mengatakan bahwa pihaknya baru sekali ini menjumpai kasus seperti yang dilakukan Riley. "Saya pikir pop-up virus itu membikin dia takut," ujar Perok.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2013/07/30/1356111/Virus.Komputer.Tak.Sengaja.Tangkap.Pria.Paedofil

    Senin, 05 Agustus 2013

    Kisah Penghuni Surga Terakhir

    Asalasah ~ Rasulullah SAW pernah mengisahkan perihal ghaib di akhirat kelak. Tertawa sekaligus menangis ketika mendengar salah satu kisah akhirat, yakni tentang penghuni surga terakhir. Kasih sayang dan rahmat Allah yang luas tampak dalam hikmah kisah tersebut.

    Alkisah, terdapat seorang yang berada di neraka. Ia terus berusaha melewati dahsyatnya panas api neraka. Terkadang ia mampu berjalan kaki, namun sesekali terjatuh telungkup, sering kali hangus dibakar api neraka. Jatuh bangun ia berusaha melewati siksaan demi siksaan. Acap kali berhasil selangkah, ia mengharap bantuan Allah.

    Dengan tertatih dan dalam waktu yang lama, ia pun berhasil meninggalkan neraka. Segera ia berseru, "Segala puji Allah yang menyelamatkanku darimu, hai neraka!" Tentu saja, dia bersyukur, karena tak ada yang mampu melewati neraka kecuali dia.

    Namun, keluar dari neraka bukan akhir dari penderitaan atas hukuman bermaksiat di dunia. Ia masih merasakan panas yang sangat dan begitu kehausan. Ia pun melihat sekeliling dan tertuju pada sebuah pohon. Namun, jaraknya sangat jauh. Ia pun meminta kepada Allah agar mendekatkannya,

    "Ya Allah, mohon dekatkan aku ke pohon itu. Aku ingin berteduh di bawahnya dan meminum airnya," pinta orang itu.

    Allah pun bertanya padanya, "Wahai cucu Adam, jika aku dekatkan kau ke pohon itu, apa kau akan meminta hal lain lagi kepada-Ku?" Orang itu pun segera menjawab, "Tidak wahai Rabbku, aku berjanji tidak akan meminta hal lain," ujarnya yang tak sabar menikmati keteduhan di bawah pohon setelah sekian lama dihukum di neraka.

    Saat itu, pohon yang di hadapan matanya sangat menggiurkan. Allah pun mengabulkan permintaannya. Ia pun berada di bawah pohon itu, kemudian segera meminum air darinya.

     Namun setelah itu, ia kembali melihat sebatang pohon yang lebih rindang dan indah dari pohon pertama yang ia telah berteduh di bawahnya.

    Melihatnya, lupa sudah janjinya. Ia kembali meminta pertolongan Allah agar didekatkan pada pohon kedua itu. "Wahai Allah, mohon dekatkan aku ke pohon itu. Aku ingin berteduh di bawahnya dan meminum airnya. Aku tidak akan meminta hal lain lagi," pintanya.

    Allah pun berfirman, "Hai cucu Adam, bukankah kau telah berjanji tak akan meminta hal lain?"  Orang itu pun menjawab, "Iya, benar ya Allah, tapi kali ini saja .... Aku benar-benar tak akan meminta hal lain lagi," pintanya, merengek.

    Allah pun memaklumi dan dengan kasih sayang-Nya, Allah mendekatkan orang itu ke pohon kedua. Orang itu pun dapat berteduh di pohon yang jauh lebih indah dan rindang dari pohon pertama.

    Namun ternyata, pohon kedua itu berada dekat dengan pintu surga. Setiba di pohon tersebut, ia mendengar suara penghuni surga yang diliputi kebahagiaan. Apa daya, ia tak kuasa ingin memasukinya. Lagi, ia melanggar janjinya dengan Allah. Ia kembali meminta kepada Allah, ia ingin agar Allah memasukkannya ke dalam surga.

    "Ya Allah ya Rabb, masukkanlah aku ke sana," pintanya, menunjuk pada surga yang kenikmatannya tak pernah terbayang oleh manusia di bumi.

    Allah Taala pun kembali berkata, "Hai cucu Adam! Hal apa yang membuatmu puas, apakah kau ingin Aku berikan dunia dan segala isinya?!"

    Orang itu pun menjawab, "Ya Tuhanku, apakah Kau tengah mengejekku .... Tentu saja Kaulah Tuhan pemilik alam semesta," ujarnya.

    Allah pun tertawa seraya berfirman, "Aku tidak mengejekmu, tapi Aku Mahakuasa mewujudkan apa yang kau inginkan."

    Maka, dimasukkanlah orang itu ke dalam surga dengan rahmat dan kasih sayang-Nya. Ia pun berkumpul dengan hamba Allah yang lain yang tak pernah menyekutukan-Nya. Dia pun menjadi orang terakhir yang masuk surga, sang penghuni surga terakhir.

    Kisah tersebut dikabarkan oleh Rasulullah dalam hadisnya yang diriwayatkan Imam Muslim dari shahabat Abdullah bin Mas'ud. Dalam riwayat tersebut juga disebutkan bahwa Ibnu Mas'ud tertawa saat menceritakannya pada sahabat Rasulullah yang lain. Beliau tertawa saat mengisahkan bagian si penghuni surga terakhir menginginkan surga.

    Saat bagian si penghuni surga terakhir berkata kepada Allah, "Ya Tuhanku, apakah Kau tengah mengejekku .... Tentu saja Kaulah Tuhan pemilik alam semesta," Ibnu Mas'ud pun tertawa. Ia berkata kepada orang-orang yang mendengar kisah itu, "Apa kalian ingin bertanya mengapa aku tertawa?" Para sahabat lain pun menjawab, "Iya, mengapa kau tertawa?"

    Ibnu Mas'ud pun menjawab, "Karena aku melihat Rasulullah tertawa (saat mengisahkan hal sama). (Saat mendengar kisah itu dari Rasulullah), aku pun bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, mengapa Anda tertawa?" Beliau pun menjawab, "Karena Tuhanku, Tuhan seluruh alam, juga tertawa," sabda Rasulullah.

    Baca Juga:  

    Minggu, 04 Agustus 2013

    Kepala Gadis 5 Tahun Ini Terjepit di Jeruji Apartemen

    http://asalasah.blogspot.com/2013/08/kepala-gadis-5-tahun-ini-terjepit-di.htmlAsalasah ~ Anak-anak selalu penasaran dengan banyak hal. Kadang rasa penasaran itu berbuah pelajaran manis, bisa juga petaka yang membahayakan jiwa. Anak perempuan ini contohnya, dia ingin melihat-lihat kondisi di luar gedung tingkat 24, hingga kepalanya terjepit di ketinggian 70 meter dan membuat banyak orang ngeri melihatnya.

    Dilansir dari Dailymail.co.uk, seorang anak perempuan berusia 5 tahun dari kota Daye, China membuat banyak orang berteriak histeris. Kepala anak perempuan tersebut terjepit di antara pagar pengaman yang melindungi apartemen. Parahnya, anak perempuan tersebut berada di luar gedung lantai 24. Kondisi tersebut jelas membahayakan nyawanya.

    Awalnya, sang anak perempuan hanya berniat melihat-lihat keadaan di luar apartemen. Karena penasaran, anak perempuan ini keluar dari jendela. Anak perempuan ini terlalu kecil untuk memperhitungkan bahwa tindakannya sangat berbahaya. Tanpa pertimbangan, dia memasukkan kepalanya di antara jeruji pagar, akhirnya dia menangis karena kepalanya terjepit.
     

    Tragedi kepala yang terjepit ini sebenarnya keberuntungan, karena anak perempuan ini bisa saja terpeleset dan jatuh dari lantai 24 jika kepalanya tidak terjepit pagar. Seorang tetangga mendengar tangisan kencang dan segera memanggil tim penyelamat. Tidak butuh waktu lama hingga polisi dan tim pemadam kebakaran datang.

    Proses penyelamatan ini berlangsung sangat dramatis. Semua orang yang melihat sangat takut jika anak perempuan ini panik dan terjatuh. Penyelamatan yang membuat jantung berdebar, butuh waktu yang tidak sebentar dan melibatkan banyak orang. Apalagi, apartemen tempat anak ini tinggal dikunci dari dalam, dia sendirian di rumah saat keluar dari jendela.

    Beruntung, kepala anak perempuan ini bisa dikeluarkan dari jeruji pagar dan berhasil diselamatkan. Kejadian ini sangat mungkin membuat sang anak trauma, tetapi bisa menjadi pelajaran agar dia tidak mengulangi perbuatannya.

    Untuk para orang tua, jadikan hal ini sebagai pelajaran agar tidak mudah meninggalkan anak-anak sendirian di rumah tanpa ada pengawasan.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://www.pulsk.com/275852/Kepala-Anak-Perempuan-Terjepit-di-Luar-Apartemen-Lantai-24.html

    Hacker Elite Ini Meninggal jelang konferensi

    Asalasah ~ Seorang peretas (hacker) elit, yang akan mendemonstrasikan bagaimana implan hati bisa diretas, tiba-tiba meninggal dunia di San Francisco, Amerika Serikat.
    Bernaby Jack meninggal dunia Kamis lalu waktu setempat, kata pemeriksa medis di kota itu yang tidak memberikan penjelasan lebih detil.

    Jack seyogyanya akan menyampaikan sebuah presentasi mengenai kerentanan keamanan perangkat medis dalam konferensi keamanan Black Hat di Las Vegas pekan depan, tulis Reuters dalam laporannya baru-baru ini.

    Beberapa waktu sebelum meninggal, Jack mengatakan satu tehnik dapat membunuh seorang pria dari jarak 30 kaki (9 meter).

    OActive, perusahaan keamanan dimana Mr Jack sebagai direktur perangkat tertanam, mengatakan sudah menyiapkan sebuah pernyataan.

    "Kehilangan tapi tidak pernah melupakan pembajak yang kami cintai, Barnaby Jack meninggal dunia," kata perusahaan itu dalam satu tweet.

    Saudara perempuannya, Amberleigh Jack, yang tinggal di New Zealand kepada Reuters mengatakan bahwa Jack meninggal pada usia 35 tahun.

    Jack merupakan hacker paling terkenal di planet ini setelah sebuah demonstrasi 2010 dimana ia meretas sebuah cashpoint dan mendapatkan uang. Teknik itu terkenal dengan sebutan "Jackpotting".

    Baru-baru ini, ia muncul sebagai ahli terkemuka dalam kelemahan yang dapat ditemukan pada teknologi medis.

    Tahun lalu, ia mengatakan kepada BBC tentang bagaimana dia telah menemukan kelemahan dalam pompa insulin yang banyak digunakan yang memungkinkan dia untuk mengakali perangkat.

    Perentasan memungkinkan untuk mengendalikan dan mengelola tingkat fatal insulin, kata Mr Jack.

    "Tujuan saya adalah untuk tidak membiarkan siapa pun yang akan dirugikan oleh hal ini karena tidak mudah untuk mereproduksi," katanya kepada BBC dalam sebuah wawancara pada April 2012.

    "Tapi mudah-mudahan itu akan mempromosikan beberapa perubahan dalam perusahaan-perusahaan dan mendapatkan beberapa keamanan berarti dalam perangkat ini."

    Keahlian Mr Jack dan demonstrasi yang jelas tentang pengetahuan di acara-acara seperti Black Hat membuatnya mendapatkan rasa hormat dari banyak profesional keamanan.

    Amberleigh Jack mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah mengirimkan pesan simpati online.

    "Jadi tersanjung oleh banjir (pesan) media sosial dari orang-orang yang mencintai @barnaby_jack."

    "Terima kasih banyak untuk kata-kata baik Anda," tulis Amberleigh dalam tweet-nya.

    Baca Juga:  

    Sabtu, 03 Agustus 2013

    Kisah Hacker Yang Berhasil Bobol 160 Juta Kartu Kredit

    Asalasah ~ Departemen Kehakiman AS, Kamis (25/7/2013), mengumumkan dakwaan terhadap empat orang berkebangsaan Rusia dan seorang berkebangsaan Ukraina, yang selama 7 tahun lebih mencuri dan menjual setidaknya 160 juta data nomor kartu kredit dan kartu debit.

    Dakwaan diumumkan oleh Jaksa Paul Fishman di Newark, New Jersey, AS. Menurutnya, ini merupakan kasus peretasan dan pencurian data terbesar yang pernah dituntut di AS.

    Selama menjalankan aksinya, kelompok ini meretas jaringan komputer perusahaan-perusahaan besar dan mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta dollar AS.

    Menurut laporan kantor berita Associated Press, kelompok peretas telah menyerang sistem keamanan Nasdaq, 7-Eleven, Carrefour, JCP, Hannaford, Wet Seal, Commidea, Dexia, JetBlue, Dow Jones, Euronet, Visa Jordan, Diners Singapore, Ingenicard, Global Payment, dan Heartland.

    Dalam surat dakwaan dijelaskan, perusahaan Global Payment yang berbasis di Atlanta, telah kecolongan 1 juta nomor kartu kredit dengan mengalami kerugian hampir 93 juta dollar AS. Lebih parah lagi perusahaan Heartland yang kecolongan lebih dari 130 juta nomor kartu kredit dan merugi sekitar 200 juta dollar AS.

    Dilaporkan pula, ada sekitar 800.000 nomor kartu kredit dari jaringan Visa yang dicuri oleh kelompok ini.

    Kelompok ini mencuri username, password, dan info identifikasi pribadi kartu kredit melalui serangan injeksi SQL. Setelah itu, mereka diduga menjual data tersebut ke berbagai belahan dunia.

    Peretas canggih
    Para terdakwa diidentifikasi dengan nama Vladimir Drinkman (32 tahun, dari Syktyvkar, Rusia); Aleksander Kalinin (26, dari St Petersburg, Rusia); Roman Kotov (32, dari Moskow); Dmitriy Smilianets (29, dari Moskow); dan Mikhail Rytikov (26, dari Odessa, Ukraina).

    Drinkman dan Smilianets, ditangkap oleh otoritas AS di Belanda pada Juni 2012. Sementara tiga terdakwa lagi masih buron.

    Dalam dakwaan, pengadilan menduga kelima orang ini memiliki peran masing-masing dalam beraksi. Drinkman dan Kalinin diidentifikasi sebagai peretas canggih yang sering menembus sistem kemanan perusahaan multi-nasional, lembaga keuangan, dan sistem pembayaran.

    Kotov spesialisasi pengumpul data dari jaringan komputer yang telah dibobol. Rytikov menyediakan layanan web-hosting anonim yang digunakan untuk meretas jaringan komputer, dan secara diam-diam menghapus datanya.

    Sementara Smilianets, adalah orang yang menjual informasi. Kelimanya dituduh melakukan konspirasi menyusup ke jaringan komputer tanpa izin.

    Mereka menjual data nomor kartu kredit dan kartu debit di forum online. Menurut surat dakwaan, setiap nomor kartu kredit dari AS dijual sekitar 10 dollar AS, nomor Kanada sekitar 15 dollar AS, dan Eropa sekitar 50 dollar AS.

    Dalam persidangan nanti, salah satu barang bukti yang dihadirkan adalah arsip pembicaraan dalam aplikasi pesan instan antara Kalinin dan seorang bernama Albert Gonzalez asal Miami. Gonzalez terbilang peretas andal yang telah dihukum penjara 20 tahun. Kasus Gonzalez sebelumnya dianggap sebagai aksi peretasan terbesar yang pernah dituntut di AS.

    Berikut adalah sepotong obrolan antara keduanya:

    "Hannaford akan menghabiskan jutaan dollar untuk memperbarui sistem keamanan mereka. Lol!" kata Gonzalez dengan nada bercanda.

    Lalu Kalinin menjawab, "Mereka lebih baik membayar kita untuk tidak lagi meretas sistem mereka."

    Baca Juga:  
    Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2013/07/26/1741128/Kisah.5.Hacker.Pembobol.160.Juta.Kartu.Kredit

    Kamis, 01 Agustus 2013

    Kisah Pertempuran 2 Sniper Basmi 1 Kompi

    Asalasah ~ Kisah mengenai penembak runduk atau sniper memang tak pernah usang di telan jaman dan kali ini saya akan menulis tentang 2 orang sniper di era perang vietnam tahun 60 an


    Carlos Hathcock


                                                                                 John rolland Burke

    Pada akhir Maret 1967, sersan marinir Carlos Hathcock ( 25 thn ) dan Johnny Burke ( 22 thn ) bertugas di Lembah Gajah, vietnam.

    Saat itu matahari baru saja terbit ketika mereka mendengar suara berisik dari sebelah kanan tempat persembunyian mereka. Mereka melihat sekitar 80 prajurit Vietnam Utara (sekitar 1 Kompi) atau lebih dikenal sbg NVA muncul dari arah sungai Ca De Song. Jarak itu hampir 1.000 m dari tempat persembunyian mereka. Prajurit Vietnam utara berjalan santai menuju tanggul yang terbentang di persawahan luas di depan mereka.

    Dari balik hutan kedua sniper ini mengamati dan membidik calon korban mereka , kompi musuh ini nampak berjalan santai bahkan kedua perwiranya pun sama sekali tak berusaha menyuruh prajurit bersembunyi agar tidak berisik.


    Saat itu merupakan situasi yang sangat ideal bagi seorang sniper. Medan yang luas rata, tidak ada angin, kabut ataupun uap panas (mirage) yang mengganggu penglihatan. Setelah pasukan mencapai jarak 700 m dari posisi kedua sniper AS itu ,

    Carlos memerintahkan Jhonny menembak prajurit yang terakhir dan ia sendiri menembak si komandan di depan dan pembawa radio.
    Kedua tembakan ini membuat prajurit panik dan lari berlindung di belakang tanggul sawah yang tingginya kira-kira 60 cm.


    Tanpa pimpinan, tanpa senapan mesin, tanpa radio dan tidak tau apa yang harus dilakukan atau diperbuat. Pasukan Vietnam utara ini terjepit. Setiap ada diantara mereka yang mencoba mengeluarkan kepala dari balik tanggul, langsung tertembak mati.

    Dalam hubungan radio ke markas marinir terdekat, Carlos menolak pengiriman pasukan bantuan marinir untuk menghabisi mereka. Karena menurutnya hanya akan mengakibatkan pertempuran yang baru dan jatuhnya korban dari pihak marinir.

    “saya kira kami berdua mampu menahan mereka disana selama kami mau.” tukasnya kpd komandan marinir.

    Waktu malam tiba, artileri terus menerus menerangi medan pertempuran dengan tembakan lampu suar (flare) sementara Carlos dan Johnny secara bergantian berjaga dan terus berpindah posisi agar musuh tidak dapat menembak mereka dan mencegah pasukan musuh lolos.

    Di balik kegelapan tembakan gencar memecah keheningan malam
    tidak ada kesempatan untuk tidur bagi kedua belah pihak

    Hari ke 2 :
    sekitar jam 10 pagi, delapan prajurit menyerbu deretan pepohonan dimana kedua Marinir ini bersembunyi (jarak kira-kira 600 m) hanya satu orang yang berhasil kembali ketanggul. Pada malam kedua, kabut turun menyelubungi sawah tersebut. Saat itu jumlah pasukan Vietnam Utara tinggal 65 orang. Sayangnya kesempatan baik untuk meloloskan diri ini disia-siakan oleh pasukan Vietnam Utara.

    Hari ke 3 :
    Keesokan harinya lima tentara Vietnam Utara yang nekat menyerbu deretan pepohonan tempat kedua sniper tersebut bersembunyi sambil memberondongkan AK-47. Kelima prajurit ini tidak pernah mencapai lebih dari 100 m dari tempat mereka semula (tewas).

    Carlos dan Johnny selalu berpindah posisi. Bukan hanya untuk membingungkan lawan tapi juga untuk menghindari dari sengatan bau jenazah yang memualkan perut . Ketika para musuh ramai memberondongkan posisi tembak mereka sebelumnya, Carlos dan Johnny dengan tenang menembak dua-tiga orang dari posisi yang baru.

    Sore berikutnya sekitar 10 prajurit nekat berlari kearah sungai. Sekali lagi semuanya tewas. 

    Hari keempat :
    Dihari ke empat siang dan malam peristiwa yang sama berulang. Setiap mereka berusaha lari, mereka langsung ditembak.

    Hari Kelima :
    Pada hari kelima hanya lima sampai enam orang saja yang tersisa dari 80 orang. Mereka sudah sakit dan hampir mati kelelahan. Bau bangkai sudah dapat tercium dari jarak beberapa kilometer.

    Diakhir hari , hanya seorang sersan bagian perbekalan yang masih hidup.
    Ia pada mulanya tak percaya kalau pasukannya dihabisi hanya oleh dua orang. Baru akhirnya dia mengetahui bahwa lawannya adalah Sniper

    Baca Juga:  

    Selasa, 30 Juli 2013

    Karena Iba, Perampok Ini Bikin Susu dan Tidurkan Bayi Korban

    http://asalasah.blogspot.com/2013/07/karena-iba-perampok-ini-bikin-susu-dan-tidurkan-bayi-korban.htmlAsalasah ~ Walau dikenal kejam dan sadis saat beraksi, komplotan perampok ini tidak tega melukai bayi anak korban. Perampok bahkan sempat menimang dan membuatkan susu untuk bayi tersebut.

    Cerita itu muncul setelah polisi menangkap komplotan perampok pimpinan seorang petinju amatir berinisial GS. Anggota komplotan ini merupakan residivis perampok dan kerap mengincar kompleks perumahan mewah. Aksi terakhir mereka terjadi di salah satu rumah di perumahan BSD Parkland Provance, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (22/6/2013) sekitar pukul 01.00.

    KM (30), salah seorang anggota perampok, mengatakan, ketika mereka menyekap korban dan istrinya, anak korban yang berusia 4 bulan kaget hingga terbangun dan menangis. "Namun, salah satu tersangka (KM) menimang sang bayi dan membuatkannya susu agar si bayi tenang," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/7/2013).

    KM mengatakan bisa menenangkan sang bayi karena nalurinya sebagai seorang ayah. Saat dipertemukan kepada wartawan, ia mengaku kasihan dan iba kepada bayi tersebut. Ia melakukan semua itu karena ia juga memiliki anak dan sedikit-banyak tahu bagaimana menimang bayi dan menenangkannya.

    Dalam pengakuannya, KM mengaku tak sedikit pun terbersit keinginan untuk melukai bayi itu. "Saya coba membuatnya tenang dan tidur lagi. Tapi, saya tahu saat itu bayinya haus," ujarnya.

    Setelah itu, KM bertanya kepada istri korban tentang cara menenangkan bayi tersebut. Seperti ia duga, korban mengatakan bahwa anak tersebut bakal menangis terus jika tidak diberi susu. "Lalu saya tanya, bagaimana kalau dibuatkan susu," katanya.

    Korban yang sudah disekap dengan kaki dan tangan diikat sumbu kompor kemudian mengarahkan KM untuk menyeduh air dan menambahkan dua sendok susu formula. Korban juga meminta pelaku mencampir air panas dan air dingin. "Tinggal saya ikuti saja," kata KM.

    Setelah susu siap, pelaku menimang sang bayi dan memberinya susu. Setelah bayi tertidur, ia meletakkan bayi di kasur dan memberikan bantal serta guling di sampingnya agar bayi tak terjatuh. KM mengaku tidak berniat melukai korban, meski korban memergokinya.

    "Kami juga masih punya rasa kasihan. Jadi, korban tidak kami lukai, cuma kami ikat sebab incaran kami adalah harta korban," katanya.

    Setelah situasi di dalam rumah korban terkendali, para tersangka kemudian leluasa mengambil barang-barang berharga milik korban. Mereka membawa satu laptop dan satu iPad di meja depan, satu BlackBerry di kamar, Samsung Galaxy Note, iPhone, uang Rp 3 juta, kartu ATM korban, perhiasan berupa cincin dan kalung, sejumlah uang dollar Singapura dan Australia, serta uang ringgit Malaysia.

    Para pelaku kemudian kabur dengan cara memanjat tembok dan berjalan kaki sampai perempatan jalan. Mereka kemudian naik angkutan dan menyambung dengan taksi menuju Bekasi.

    Baca Juga:  

    Senin, 29 Juli 2013

    Selama 6 Bulan ini, 3 Bersaudara Lulus Program Doktor di UI

    Asalasah ~ Guntur Freddy Prisanto dinobatkan lulus dengan sangat memuaskan dalam sidang terbuka senat Akademik Universitas Indonesia (UI). Prof. Dr. Soerjanto Poespowardojo pun mengumumkan kelulusan Dr. Guntur Freddy Prisanto di Gedung serbaguna IV Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI, Sabtu 20 Juli sore.

    Sekilas nama Guntur memang tidak terkenal, namun apa yang membuat pria ini menjadi spesial? Pengumuman kelulusan Guntur Freddy Prisanto bisa dibilang menjadi peristiwa luar biasa dan langka yang terjadi di Indonesia. Pasalnya, Guntur merupakan Doktor ketiga dari sebuah keluarga di Jember Jawa Timur yang berhasil lulus dari UI dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

    Dikutip dalam siaran pers yang diterima Okezone, Senin (22/7/2013), putera dari Mien Soejono ini merupakan tiga orang putera Jember yakni Dr. Donny Tjahja Rimbawan, Dr. Firman Kurniawan Sujono, dan Dr. Guntur Freddy Prisanto yang lulus dari program Doktor UI dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2013. Luar biasa bukan.

    Diawali dari Dr. Donny Tjahja Rimbawan yang mendapat gelar doktor ilmu politik pada 15 Januari 2013 dengan disertasi berjudul Hubungan Negara dan Pengusaha di Era Reformasi, studi kasus bisnis grup Bakrie (2004-2012).

    Lima bulan berselang, Dr. Firman Kurniawan Sujono mendapat gelar doktor ilmu filsafat pada 18 Juni 2013 dengan disertasi Manusia dalam Masyarakat Jejaring, Telaah Filsafat Pemikiran Manuel Castells tentang Abad Informasi.

    Sebulan setelahnya, Dr. Guntur Freddy Prisanto mendapat gelar doktor ilmu filsafat pada 20 Juli 2013 dengan disertasi Market Justice, Kritik Atas Determinasi Pasar Neoklasik.

    "Keluarga besar saya adalah sumber inspirasi dan motivasi dengan cara masing-masing dan unik. Mama Tien Soejono, yang selalu mendorong saya dengan berbagai cara halus untuk segera menyelesaikan disertasi. Mama menjadi ibu yang bangga dengan selesainya tiga putera menjadi Doktor di UI dalam waktu enam bulan ini," jelas si bungsu Guntur sapaan akrab Dr. Guntur Freddy Prisanto dari lima bersaudara.

    Baca Juga:  
    Sumber: http://forum.kompas.com/sekolah-pendidikan/287524-luar-biasa-6-bulan-3-bersaudara-lulus-program-doktor-di-ui.html

    Imam Syafi'i Khatam Qur'an Sebanyak 60 Kali Tiap Ramadhan

    http://asalasah.blogspot.com/2013/07/imam-syafii-khatam-quran-sebanyak-60.html
    Asalasah ~  SUDAH berapa juz yang Anda baca hari ini? Atau mungkin sudah beberapa kali khattam ya.  Ramadhan dan Al Quran memang dua kenikmatan tak ternilai yang diberikan Allah kepada kita. Keduanya saling melengkapi, seolah tak terpisahkan. Ada ikatan hakikat dan fisik antara Al Quran dengan Ramadhan. Ikatan tersebut adalah Allah menurunkan Al Qur’an di bulan Ramadhan, juga mewajibkan puasa.

    Bagi Allah, membaca Al Quran merupakan ibadah paling utama di bulan Ramadhan yang suci ini, karena dengan senantiasa membaca Al Qur’an, kita mendapatkan banyak kebaikan.

    Dipilihnya Ramadhan menjadi bulan puasa adalah karena Al Quran diturunkan pada bulan itu. Bahkan dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada nabi-nabi yang lain juga diturunkan pada bulan Ramadhan.

    Rasulullah saw bersabda, “Al Quran ini adalah hidangan Allah, maka terimalah hidangan ini sesuai kemampuan kalian. Al Qur’an ini adalah tali Allah, cahaya yang terang, obat yang bermanfaat. Terpeliharalah orang yang berpegang teguh dengannya, dan keselamatanlah bagi yang mengikutinya. Jika akan menyimpang, maka diturunkan, tidak terputus keajaibannya, tidak lapuk karena banyak diulang. Bacalah. karena Allah akan memberikan pahala bacaan kalian setiap huruf sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.” (HR. Al Hakim)

    Imam As Syafi’i mengkhatamkan Al Quran 60 kali selama bulan Ramadhan, di luar yang ia baca dalam shalat tarawih. Imam Abu Hanifah juga melakukan hal yang sama. Sebagian dari orang-orang shalih ada yang khatam setiap pekan dan ada pula yang khatam setiap sepuluh hari.

    Ibnu Abdul Hakam berkisah tentang Imam Malik. ia berkata “Apabila masuk Ramadhan, biasanya Imam Malik meninggalkan membaca hadits dan majelis-majelis ilmu untuk mengkhususkan diri membaca Al Qur’an dengan melihat mushaf. Katanya “Ini bulan Al Quran, tidak pantas ada perkataan yang menyibukkan dari Al Quran.”

    Hal yang sama juga dilakukan oleh Imam Ahmad. Konon, Imam Ahmad bin Hambal apabila memasuki bulan Ramadhan menutup majelis fatwanya dan duduk di masjid untuk berdzikir dan membaca Al Quran. Sedang Az Zuhry rahimahullah, apabila telah masuk bulan Ramadhan, ia berkata, “Ini adalah bulan membaca Al Quran dan bulan memberi makan (orang yang membutuhkan)”

    Orang-orang shalih itu tidak hanya mengkhatamkan Al Qur’an melalui bacaan mushaf. Sebagian mereka biasa mengkhatamkan Al Quran dalam shalat pada setiap tiga malam. Sebagian lagi pada setiap sepuluh malam. Diantara mereka ada Abu Raja’ Al Atharly rahimahullah.

    Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata, “Ketahuilah tidak ada kebaikan dalam lbadah kecuali dengan ilmu, tidak ada kebaikan dalam ilmu kecuali dengan pemahaman, dan tidak ada kebaikan dalam membaca Al Qur’an kecuali dengan tadabbur.”

    Asy Syahid Sayyid Quthb mengatakan dalam muqadimmah tafsirnya, “Hidup dalam naungan Al Quran adalah nikmat. Nikmat yang hanya diketahui oleh siapa yang telah merasakannya. Nikmat yang akan menambah usia, memberkahi dan menyucikannya.

    Seperti juga dikatakan Imam Al Maraghi, “Ada dua kenikmatan di bulan Ramadhan, yaitu nikmat membaca Al Quran dan nikmat puasa. Nikmat ilmu dan cahaya (nur) serta hidayah yang diperoleh dari membaca Al Quran, dan nikmat sarana untuk menerima penghargaan anugera ini diperoleh dari (bulan) puasa.”

    Memperbanyak membaca Al Qur’an dan atau mentadabburinya di bulan ini adalah dua hal yang bisa kita gabungkan. Atau mengkhususkan salah satunya. Semua akan berpahala besar sebagai penyempurna ibadah puasa kita.

    Bagi seorang Muslim, pada bulan Ramadhan berkumpul dua jihad atas dirinya; jihad di waktu siang dalam rangka berpuasa, serta jihad di waktu malam dalam rangka shalat dan membaca Al Qur’an. Barangsiapa yang mengumpulkan kedua jihad ini, serta menunaikan keduanya seraya bersabar, maka pahalanya akan dipenuhi tanpa batas.

    Ka’ab berkata, “Pada hari kiamat akan terdengar seruan, “Sesungguhnya setiap orang yang menanam akan diberikan apa yang ditanamnya disertai tambahan, hanya para ahli Al Quran dan puasa diberikan pahala mereka tanpa batasan.”

    Pergunakan kesempatan sebaik mungkin untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui tilawah Al Quran. Waktu terus berputar dan tidak akan pernah kembali. Jangan sampai kita menyesal, karena tidak pernah berinteraksi dengan Al Quran, yang pada bulan Ramadhan akan menjadi ladang amal kita yang luar biasa dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

    Baca Juga: